Sejumlah pelancong beristirahat sejenak di situs bersejarah sisa-sisa bangunan Pabrik Gula Banjaratma, yang berada di Rest Area KM 260B ruas tol Pejagan-Pemalang, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Senin, 11 Juni 2019. Pabrik Gula Banjaratma ini didirkan pada tahun 1908 di atas lahan seluas 10,4 hektare. TEMPO/Imam Sukamto

Pelancong beristirahat di situs sisa-sisa bangunan Pabrik Gula Banjaratma, Rest Area KM 260B ruas tol Pejagan-Pemalang, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Senin, 11 Juni 2019. Pabrik ini didirikan oleh perusahaan perkebunan berpusat di Amsterdam, Belanda, NV Cultuurmaatschappij, dan beroperasi hingga 1998. TEMPO/Imam Sukamto

Sejumlah pelancong beristirahat di situs sisa-sisa bangunan Pabrik Gula Banjaratma, Rest Area KM 260B ruas tol Pejagan-Pemalang, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Senin, 11 Juni 2019. Pabrik ini telah ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya, dan kini direnovasi oleh konsorsium Badan Usaha Milik Negara. TEMPO/Imam Sukamto

Pelancong beristirahat di situs sisa-sisa bangunan Pabrik Gula Banjaratma, Rest Area KM 260B ruas tol Pejagan-Pemalang, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Senin, 11 Juni 2019. Pabrik ini diubah menjadi Tempat Istirahat dan Pelayanan terbesar di Indonesia dengan menambahkan sejumlah fasilitas. TEMPO/Imam Sukamto

Pengunjung mengamati mesin peninggalan Pabrik Gula Banjaratma, di Rest Area KM 260B ruas tol Pejagan-Pemalang, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Senin, 11 Juni 2019. Rest area ini dilengkapi dengan tempat ibadah, taman, Food Court, lahan parkir, SPBU dan toilet. TEMPO/Imam Sukamto