English Version
ENGLISH
| , 26 October 2014 |
Indonesia Version
INDONESIA
Facebook
Twitter
Takut Pencitraan, Ahok Ogah ke Kantor Naik Angkot  
Sabtu, 23 November 2013 | 18:31 WIB
Takut Pencitraan, Ahok Ogah ke Kantor Naik Angkot  

TEMPO.CO, Jakarta -  Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama pernah memuji pejabat DKI Jakarta yang kerap naik angkutan umum ke kantor. Sejumlah pejabat Ibu Kota yang sering tak berkendara di antaranya Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Ratiyono yang sering menggunakan bus Transjakarta serta Kepala Dinas Pendidikan, Taufik Yudi Mulyanto yang sering bersepeda. Tapi Ahok mengaku belum tertarik mengikuti jejak mereka. Soalnya meski rumahnya berada di Pluit, Jakarta Utara, tetapi waktu tempuhnya ke kantor hanya 20 menit. "Kalau pakai bus bisa lebih cepat sih boleh juga dicoba, kalau sekarang saya paksakan naik bus nanti dikira pencitraan," katanya seusai mengisi acara di Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Sabtu, 23 November 2013. Pilihan mengendarai sepeda dirasanya belum bisa dilakukan. Soalnya kondisi lalu lintas dari Pluit menuju Balai Kota DKI sangat ramai. "Terlalu berbahaya," ujar Basuki. Menurut dia, membiasakan diri menggunakan angkutan umum memang perlu dilakukan secara bertahap. Pemerintah juga harus berusaha memperbaiki angkutan umum agar lebih nyaman digunakan. Pemerintah, kata dia, bakal mendukung program bike sharing yang digagas oleh Institute for Transportation and Development Policy. Konsep peminjaman sepeda itu akan membuat pengguna kereta dan bus memakai sepeda pinjaman untuk sampai di kantornya. Rencananya, program itu akan diuji coba di kawasan Kuningan. ANGGRITA DESYANITopik terhangat:Penyadapan Australia | Vonis Baru Angelina | Topan Haiyan | SBY Vs JokowiBerita terpopuler lainnya:Lailly Bukan CEO Muda Pertama yang Ditunjuk DahlanTeka Teki Boediono dalam Kasus CenturyLailly Mengaku Pernah Ingin Keluar dari PNSVita KDI Dapat Mahar Rp 5 Miliar?Addie MS: Kasus Kevin Rp 2,5 M Bermula dari Saya