English Version
ENGLISH
| Saturday, 22 November 2014 |
Indonesia Version
INDONESIA
Facebook
Twitter
Friday, 21 November 2014 | 19:10
Ministry: 15 Investors Eyeing Bioelectricity Projects The potential for biomass and biogas energy in Sumatera is
estimated to reach 15 Gigawatts, with half of them sourced from
palm oil biomass.
Friday, 21 November 2014 | 19:06
Over 1,000 Sumatera Miners Owe Rp432.9bn in Royalties Ministry official says the debts must be paid at the end of
December 2014.
Kiai Nikahi Santri tanpa Wali, Pesantren Diamuk
Senin, 27 Agustus 2012 | 13:28 WIB
Kiai Nikahi Santri tanpa Wali, Pesantren Diamuk

TEMPO.CO, Depok - Pondok Pesantren Mashadul Al Mustatobah yang berlokasi di Jalan Raya Pondok Petir, Bojongsari, Kota Depok, Jawa Barat, hancur diserang ratusan massa pada Minggu malam, 26 Agustus 2012.Penyerangan diduga karena pernikahan siri antara pemilik pondok pesantren, Ustad Fauzan Azim Gazali, dengan santrinya sendiri, Miftahul Jannah, 19 tahun, pada 2009 lalu. "Ini berawal dari perkawinan siri yang dilakukan ustad dengan santrinya tanpa saksi dan wali," kata Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Sawangan, Bojongsari, Muhammad Husen, Senin, 27 Agustus 2012. Menurut Husen, orang tua Miftahul tidak terima anaknya telah dinikahi oleh guru agamanya itu tanpa sepengetahuan mereka. Masalah ini juga telah dilaporkan ke polisi oleh Ustad Rifki Umar dari pihak masyarakat dan Front Pembela Islam. "Namun, kasus ini tetap berlarut-larut," katanya. Husen menceritakan, ada ratusan warga yang menyerang pesantren yang sudah berdiri sejak tahun 2000 itu. Namun, dirinya tidak mengetahui dari mana datangnya massa itu. "Kami tidak tahu siapa pelakunya, padahal keluarga sudah sepakat dengan pihak pesantren," kata Husen. Dari pantauan Tempo, pesantren yang bertingkat dua itu rusak parah karena diamuk massa. Mereka memecahkan semua jendela kaca dan mengacak-acak isi pesantren. Sebuah pendopo berukuran 3x4 yang berada di depan pesantren hangus terbakar. Buku dan kitab-kitab terlihat berantakan di dalam pesantren tersebut. Sementara itu, sang ustad diamankan di Kepolisian Resor Kota Depok. Seorang pengajar di Pesantren itu, Ade Kosasi, yang sedang merapikan kitab mengaku tidak tahu menahu tentang kejadian itu. Ia menolak memberi keterangan terkait akar masalahnya. ILHAM TIRTABerita terpopuler lainnya:Politikus PDIP Akui Sebarkan Pesan Berantai Kebakaran Marzuki Alie Minta Warga Terima Pemimpin Non MuslimSoal Kebakaran, Tim Foke-Nara Laporkan Politisi PDIP Selebaran Megawati, Tim Jokowi-Ahok CuekRusuh Sampang, Gubernur Diminta Tanggung JawabTim Jokowi Minta Polisi Usut Video KoboyIbunda Pemimpin Syiah Sampang KritisSepuluh Rumah Penganut Syiah Sampang DibakarSebagai Ketua DPR, Marzuki Kampanyekan Foke-NaraBentrok Sampang, Djoko Suyanto Salahkan Ulama