English Version
ENGLISH
| Thursday, 24 July 2014 |
Indonesia Version
INDONESIA
Facebook
Twitter
Pimpinan Badan Anggaran Diperiksa Badan Kehormatan
Kamis, 19 Januari 2012 | 11:54 WIB
Pimpinan Badan Anggaran Diperiksa Badan Kehormatan

TEMPO.CO, Jakarta - Badan Kehormatan Dewan Perwakilan Rakyat memeriksa empat pimpinan Badan Anggaran. Pemeriksaan terkait proyek ruangan Badan Anggaran DPR RI senilai Rp 20,3 miliar. Keempat pimpinan Badan Anggaran yang diperiksa yakni Melchias Markus Mekeng, Olly Dondokambey, Tamsil Linrung, dan Mirwan Amir."Untuk klarifikasi atau meminta penjelasan soal pembangunan ruangan,” kata Ketua Badan Kehormatan DPR RI M. Prakosa di gedung DPR, Kamis, 19 Januari 2012. Sebelumnya Badan Kehormatan memanggil Sekretaris Jenderal DPR Nining Indra Saleh dan Kepala Biro Pemeliharaan Bangunan dan Instalasi Kesekretariatan Jenderal DPR Soemirat. Selain itu pemeriksaan dilakukan kepada Wakil Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR Refrizal dan Indra Sukadis mengenai hal yang sama, beberapa hari lalu.Badan Kehormatan menyelidiki dugaan pelanggaran kode etik dalam proyek ruang Badan Anggaran. Proyek ini menjadi polemik karena anggaran yang terlalu besar. Setjen DPR, BURT, dan Banggar pun saling lempar tanggung jawab soal proyek ini.Pihak Setjen DPR mengaku hanya menjalankan kebijakan yang telah diambil oleh BURT. Setjen juga mengatakan bahwa spesifikasi proyek ini ditentukan sendiri oleh Badan Anggaran. Mereka juga mengaku memiliki rekaman rapat, di mana pimpinan Badan Anggaran meminta spesifikasi proyek.Namun BURT mengaku tak pernah mendapat laporan soal proyek ini. Badan Anggaran pun menepis informasi Setjen yang menyebutkan mereka sebagai penentu spesifikasi proyek. Prakosa menyatakan Badan Kehormatan telah memegang bukti risalah rapat pembahasan proyek. Namun belum menerima rekaman pembicaraan rapat, di mana pimpinan Badan Anggaran meminta spesifikasi proyek. "Kami hanya punya risalah rapat,” katanya.FEBRIYAN