English Version
ENGLISH
| Saturday, 22 November 2014 |
Indonesia Version
INDONESIA
Facebook
Twitter
Kamis, 20 Oktober 2011 | 21:26 WIB
Geoportal Ina-SDI, Menjaga Kedaulatan Hingga Pemenangan Pemilu  

TEMPO Interaktif, Jakarta -Kisruh caplok-mencaplok wilayah antara Indonesia dan Malaysia mungkin bisa dihindari bila kita mencermati Geoportal Indonesia Spatial Data Infrastructure, gudang data pemetaan Indonesia. Peta interaktif bikinan Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional (Bakosurtanal) ini dapat digunakan untuk memantau perbatasan, bahkan memenangi pemilihan umum.Dalam studi pemetaan, batas wilayah diukur menggunakan perangkat elektronik, seperti Global Positioning System. Setiap titik di bumi ditandai oleh patok perbatasan dan informasinya disalin dalam bentuk peta. Geoportal menyediakan salinan peta ini dalam bentuk digital dan bisa diakses melalui laman web.Deputi Bidang Survei Dasar Sumber Daya Alam Bakosurtanal Priyadi Kadono menyatakan informasi batas negara Indonesia dan negara tetangga sudah tercatat baik melalui geoportal. Masyarakat bisa mengkonfirmasi perbedaan garis perbatasan menggunakan layanan ini."Masalah sengketa perbatasan bisa diperiksa akurat dengan geoportal," kata Priyadi kepada Tempo, Senin lalu.Untuk memeriksa tapal batas, publik bisa mengakses laman geoportal dan melakukan pembesaran pada garis perbatasan tertentu. Pada tingkat pembesaran yang diinginkan, peta geoportal akan menampilkan garis batas resmi lengkap dengan informasi koordinat geografis.Geoportal juga akan sangat berguna di negara demokrasi seperti Indonesia. Layanan ini bisa menampilkan informasi sebaran penduduk, tingkat pendidikan dan ekonomi, hingga catatan pemenang pemilu di daerah tertentu. Data demografi penduduk ini bisa dipasok dari Badan Pusat Statistik ataupun Komisi Pemilihan Umum."Pekerjaan lembaga survei politik bisa diterapkan pada geoportal," ujar Arif Syafii, Kepala Bidang Pengembangan Simpul dan Jaringan Bakosurtanal.Data demografi penduduk adalah modal dasar bagi lembaga survei dalam memberi layanan konsultasi kepada partai ataupun kandidat presiden dan kepala daerah untuk memenangi pemilu. Melalui aplikasi yang tertanam pada geoportal, data demografis bisa ditampilkan, divisualkan ke dalam histogram, bahkan dicetak.Lembaga survei dapat memberi nasihat kampanye kepada peserta pemilu menggunakan data geoportal. Dengan dilepasnya data demografi kepada publik, pekerjaan membenahi transparansi dalam demokrasi bisa dilakukan lebih cepat.ANTON WILLIAM