English Version
ENGLISH
| Thursday, 02 October 2014 |
Indonesia Version
INDONESIA
Facebook
Twitter
Wednesday, 01 October 2014 | 23:30
Lumajang Police on the Search for Forest Fire Starter Officials suspect that the fire was deliberately set by
arsonist who did it for commercial purposes.
Wednesday, 01 October 2014 | 23:14
Australian Aircraft to Support US-led Air Strikes in Iraq Australia has deployed around 600 troops and several aircraft to
the United Arab Emirates (UAE) since mid-September.
Kamis, 18 September 2008 | 07:13 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan

TEMPO Interaktif, Jakarta: Direktur Jenderal Pendidikan Luar Sekolah Departemen Pendidikan Nasional, Ace Suryadi, ditahan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. Ia diduga korupsi pengadaansarana program computer grafing lisence di seluruh Indonesia melalui penunjukkan langsung Yayasan Pendidikan Indonesia.

Kepala Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat Departemen Pendidikan Nasional, Muhadjir, membenarkan kabar tersebut. Proses hukum untuk Ace akan berjalan apa adanya. Ia minta semua pihak  menghormati asas praduga tidak bersalah. "Bagaimanapun ada lembaga Inspektorat Jenderal yang akan terus memonitor kegiatan yang terus berlangsung di Departemen Pendidikan Nasional," ujar Muhadjir saat dihubungi Tempo."

Seharusnya pengadan program tersebut melalui  proses tender,"  ujar Asisten Pidana Khusus Kejaksaan Timggi DKI Jakarta, Muhammad Yusuf.  Pada  pukul 16.30 kemarin, Ace  ditahan di Kejaksaan Negeri Jakrta Selatan. Barang bukti yang disita antara lain surat perjanjian kontrak antara Ace dengan Yayasan,  yaitu Yusuf Agung Sedayu. Akibat proses penunjukkan langsung ini, negara dirugikan sebesar Rp 1,7 miliar. Menurut Muhammad Yusuf, kasus ini sebenarnya sudah diawasi oleh Kejaksaa  sejak 2006. "Namun karena melibatkan seluruh lembaga pendidikan di Indonesia, penyelidikannya berjalan lebih lama," ujar Yusuf.

Cheta Nilawaty,Reh Atemalem Susanti