English Version
ENGLISH
| Saturday, 02 August 2014 |
Indonesia Version
INDONESIA
Facebook
Twitter
Saturday, 02 August 2014 | 14:48
PKB: Appointment of Ministers Up to Jokowi PKB will not argue about the ministerial positions for parties
endorsing the election winner.
Saturday, 02 August 2014 | 14:20
Bekasi to Restrict Non-Local Jobseekers   The policy is aimed at anticipating unemployment rate and
prioritizing jobs for Bekasi residents.
Senin, 15 September 2008 | 16:06 WIB
KPU Diminta Segera Buka Tender Logistik
TEMPO Interaktif, Jakarta: Komisi Pemilihan Umum diminta segera membuka penawaran tender logistik pemilu. Proses tender pengadaan logistik harus dilakukan untuk mencegah terjadinya korupsi. "Proses tender bisa dilakukan dalam tiga bulan," kata Sekretaris Jenderal Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Arif Nur Alam, Senin (15/9).KPU, ujar dia, masih memiliki waktu 7 bulan sebelum pemilu legislatif. Arif mengatakan KPU harus menginventarisasi logistik yang masih bisa digunakan. Terutama, kata dia, logistik di daerah yang baru saja mengadakan pemilu kepala daerah. Sehingga, pengadaan logistik pemilu mendatang tidak seperti pengadaan logistik pemilu 2004 yang mengadakan seluruh barang baru.Menurut dia, KPU harus segera menyiapkan desain logistik yang akan ditenderkan. Dia meminta KPU berfokus pada pengadaan logistik dibanding melakukan sosialisasi ke luar negeri. "Desain harus cepat dilakukan supaya tidak terjadi penunjukan langsung," katanya.Arif mengatakan penunjukan langsung dalam pengadaan logistik pemilu rawan penggelembungan anggaran (mark up) dan korupsi. Apalagi, sebagian pengadaan logistik pemilu dilakukan secara desentralisasi. KPU pusat, dia melanjutkan, bertanggung jawab penuh atas pengadaan yang terdesentralisasi itu. Alasannya, biaya pengadaan itu berasal dari APBN. Kurniasih Budi