Saturday, 18 May 2013 | 19:50

Tempo receives the 2013 Gwangju Prize for Human Rights Special Awardfor its
tenacity and consistency in covering human rights issues
Saturday, 18 May 2013 | 17:14

French is the 14th country that legalizes same-sex marriage.
Minggu, 14 September 2008 | 09:42 WIB
Tarakan Serius Tangani Pendidikan
TEMPO Interaktif, Balikpapan: Kepala Dinas Pendidikan Kalimantan Timur, Syarifudin Pernyata, menganggap Tarakan cocok ditetapkan sebagai kota pendidikan untuk kawasan timur Indonesia. Kota perbatasan dengan Malaysia ini dianggap memiliki keseriusan dalam penanganan pendidikan seperti halnya Yogyakarta."Sebagai kota perbatasan Kaltim-Malaysia, Tarakan memiliki keperdulian tinggi akan pendidikan," kata Syarifuin, Minggu (14/9).Syarifuddin mengaku takjub dengan proses pendidikan dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Malahan, Tarakan telah memiliki Universitas Borneo yang memiliki fasilitas canggih serta tenaga dosen pengajar mumpuni."Universitas Mulawarman kalah bila dibandingkan Universitas Borneo. Padahal universitas ini baru berdiri," ungkapnya.Kesuksesan Tarakan dalam bidang pendidikan, menurut Syarifuddin, tidak terlepas dari komitmen Walikota Tarakan Jusuf SK yang mengutamakan pembangunan fisik dan pengajar sekolah. Dengan hanya mempunyai kas daerah sebesar Rp 250 miliar, Tarakan mampu mengungguli kota lainnya di Kalimantan Timur.Penetapan Tarakan sebagai kota pelajar, kata Syarifuddin, telah disampaikan kepada Jusuf. Namun Walikota Tarakan ini tidak memberikan respon sehubungan usulan Dinas Pendidikan Kalimantan Timur."Mungkin punya pertimbangan lain," ujar Syarifuddin.SG Wibisono