ENGLISH
| Wednesday, 19 June 2013 |
INDONESIA
Wednesday, 19 June 2013 | 22:30
A data from the Transportation Ministry revealed that the
biggest allocations will go to the electric railways.
Wednesday, 19 June 2013 | 22:22
Unpredictable weather greatly influenced the rice price in the
market with an increase that can go up to Rp400 per kilogram.
Jum'at, 12 September 2008 | 16:11 WIB
Putusan MA Diharap Tak Pengaruhi Iklim Investasi
TEMPO Interaktif, Jakarta :Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Sofyan Djalil, mengharapkan keputusan Mahkamah Agung terhadap investor asal Singapura, Temasek, tidak mempengaruhi iklim investasi di Indonesia.

"Saya berharap iklim investasi tetap terjaga, meski investor asing dikalahkan" kata Sofyan, Jum'at (12/9), di kantornya.

Kendati demikian, Sofyan mengaku belum mengetahui isi keputusan Mahkamah Agung yang menolak kasasi yang diajukan Temasek dalam perkara dugaan monopoli yang diajukan Komisi Pengawas Persaingan Usaha. "Saya tidak akan berkomentar tentang sesuatu yang saya tidak tahu" katanya.

Dia juga tak bersedia mengomentari masuknya Qatar Telecom (QTel) membeli 40,81 persen saham Indosat dari Temasek. "Itu kan urusannya Temasek dan QTel, bukan urusan pemerintah" katanya.

Namun ia mendukung masuknya QTel dalam investasi di Indonesia. Dia berharap QTel bisa menjadi model investasi di Indonesia bagi investor asal Timur Tengah lainnya.

Sehingga, ke depan akan banyak investor dari kawasan itu yang berinvestasi ke Indonesia tanpa harus melalui perusahaan asal Malaysia atau Singapura, seperti saat ini. "Kalau bisa langsung untuk apa lewat Singapura atau Malaysia,"tandasnya.Ari Astri Yunita


Comments


Disclaimer: The views expressed in the comments sections are personal responses that do not represent the editorial policy of tempo.co. Our editorial staff reserves the right to moderate or take down comments that contain harassment, intimidation and discrimination against ethnicity, religion, race, and inter-group relations.