English Version
ENGLISH
| Tuesday, 03 March 2015 |
Indonesia Version
INDONESIA
Facebook
Twitter
Tuesday, 03 March 2015 | 13:50
Southampton Can Still Qualify for Champions League After last Saturday’s 1-0 defeat by West Bromwich Albion,
Southampton have slipped to sixth in the Premier League
table.
Tuesday, 03 March 2015 | 13:40
JCI Expected to Break 5,550bps Level Analyst projects the JCI to keep rising until it reaches 5,500
bps, after which it will shoot up to its next record target of
around 5,850 bps.
Rabu, 10 September 2008 | 15:18 WIB
Pengadilan Gagal Hadirkan Sutiyoso  
TEMPO Interaktif, Jakarta: Pengadilan Negeri Jakarta Pusat gagal menghadirkan mantan Gubernur Sutiyoso sebagai saksi kasus dugaan korupsi blanko Surat Ketetapan Pajak Daerah. Tidak ada alasan kenapa Sutiyoso sampai tidak hadir."Minggu depan, kami minta jaksa memastikan kehadiran saksi (Sutiyoso)," kata Ketua Majelis Hakim, Lexsy Mamontu, di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (10/9).Panggilan terhadap Sutiyoso merupakan penggilan pertama. Namun menurut jaksa, Sutiyoso tidak memberikan alasan ketidakhadirannya kepada pengadilan.Selain Sutiyoso, rencananya hari ini juga akan dihadirkan mantan Sekretaris Daerah Ritola Tasmaya yang bertugas di masa Sutiyoso dan direktur PT. WA sebagai pemenang tender yang kemenangannya diduga berasal dari penunjukkan langsung. Seperti Sutiyoso, keduanya juga tidak hadir tanpa alasan yang jelas.Mereka bertiga dipanggil sebagai saksi atas kasus dugaan korupsi pengadaan blanko Surat Ketetapan Pajak Daerah oleh mantan Kepala Dinas Pendapatan Daerah DKI Jakarta, Deden Supriyadi, selama tahun 1999-2004. Selama ini sidang masih mengagendakan pemeriksaan saksi-saksi dari jaksa.Rencananya, sidang ini akan kembali dilanjutkan pada Rabu pekan depan dengan agenda yang sama. "Kami berharap ketiga saksi bisa hadir," kata pengacara Deden, Devy Yanwar, kepada Tempo.Kehadiran para saksi, kata Devy, penting karena mereka diharapkan bisa meringankan kliennya. "Sebab ada surat dari Gubernur kala itu yang langsung menunjuk PT. WA sebagai pemenang tender," katanya.Mustafa Silalahi