ENGLISH
| Sunday, 26 May 2013 |
INDONESIA
Senin, 08 September 2008 | 13:36 WIB
Rumput Laut Bekasi Kurang Diminati

TEMPO Interaktif, Bekasi: Rumput laut asal Kabupaten Bekasi kurang diminati di pasaran. Penyebabnya, kualitas rumput laut menurun karena dipanen lebih awal.

Mahali, 33 tahun, petani rumput laut Kampung Sembilangan, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, jumlah produsen yang memesan rumput laut untuk diolah menjadi bahan kue dan makanan terus menurun.

Saat ini, produksi rumput laut di pesisir pantai utara Bekasi itu hanya dijual ke Medan, Sumatra Utara. "Banyak rumput laut yang diproduksi tidak terjual," kata Mahali ketika dikonfirmasi Tempo, Senin (8/9).

Padahal, lanjut Mahali, jumlah produksi rumput laut saat ini melimpah. Satu hektar tambak, bisa memproduksi 1,5-2 ton untuk sekali panen yang dilakukan setiap tiga hari.

Hasil produksi memang di bawah standar ideal. Ukuran panjang rumput laut kurang dari 10 sentimeter, semestinya 10-15 sentimeter.

Hamluddin

 

 


Comments


Disclaimer: The views expressed in the comments sections are personal responses that do not represent the editorial policy of tempo.co. Our editorial staff reserves the right to moderate or take down comments that contain harassment, intimidation and discrimination against ethnicity, religion, race, and inter-group relations.