English Version
ENGLISH
| Thursday, 31 July 2014 |
Indonesia Version
INDONESIA
Facebook
Twitter
Thursday, 31 July 2014 | 07:16
Monas Holds National Cultural Performances To enliven Eid al-Fitr holiday, National Monument (Monas)
Management Unit held national cultural performances for four
days.
Thursday, 31 July 2014 | 07:08
Fire Razes House, School in South Jakarta Fire ravaged a house and some parts of State Elementary School
building in Kebayoran Lama, South Jakarta.
Senin, 08 September 2008 | 14:32 WIB
Soal Mencontreng KPU Minta Pendapat ke Dewan

TEMPO Interaktif, Jakarta Komisi Pemilihan Umum akan berkonsultasi soal penindai yang akan dipakai  dalam Pemilu 2009. "Konsultasikan itu pada papat dengar pendapat pada  15 mendatang," kata Ketua KPU, Abdul Hafiz Anshary, Senin (8/9).Menurut Hafiz, tanda yang akan digunakan adalah tanda contreng, bukan dicoblos sebagai selama ini dipakai. Tanda ini akan disosialisasikan oleh Komisi.  Untuk penghitungan suara sah, Komisi membolehkan penggunaan tanda lain. Misalnya, tanda lingkaran atau tanda silang. Undang-undang Nomor 10 Tahun 2008 tentang Pemilu Anggota Legislatif menyatakan pemilihan dilakukan dengan memberi tanda pada kertas suara. Ketentuan ini berbeda dengan Pemilihan 2004 yang menggunakan sistem mencoblos. Komisi, kata Hafiz, sebenarnya tak harus mengkonsultasikan tanda yang akan digunakan ke DPR. Tapi, konsultasi ini sekaligus berkaitan dengan desain surat suara yang akan digunakan dalam pemilihan.

Pramono