ENGLISH
| Thursday, 20 June 2013 |
INDONESIA
Kamis, 28 Agustus 2008 | 16:52 WIB
Desktop Murah Dipasarkan

TEMPO Interaktif, Jakarta: Setidaknya sepuluh produsen komputer lokal bersiap meluncurkan produk komputer pribadi yang bisa semurah US$ 300 (Rp 2,7 juta).  Untuk menekan harga, komputer ini menggunakan prosesor Intel Atom yang dirancang memang untuk untuk tugas ringan. Sepuluh produsen komputer itu adalah Zyrex, Mugen, Extron, Ion, Gear, Kensys (Malang), Hybrid (Makasar), Mahesa Komputer (Semarang), Telebit (Bandung) dan Dhoho Jayanti (Kediri). Mereka, pada Kamis (28/8) di Graha BIP, Jakarta memamerkan komputer yang disebut nettop dalam peluncuran prosesor Intel Atom. Intel Atom biasanya digunakan untuk laptop kecil seperti Zyrex Classmate PC, Acer Aspire One, Asus Eee PC, dan HP Mininote. Manajer Intel Indonesia, Budi Wahyu Jati, mengatakan prosesor Intel Atom yang digunakan oleh nettop memakai chipset 945 yang juga digunakan pada komputer kebanyakan. "Grafisnya juga sama dengan desktop kebanyakan yaitu Graphis GMA 950DX9 sehingga performanya juga sama," ujar Budi pada acara yang sama.Prosesor Intel Atom ini merupakan prosesor terkecil yang pernah diciptakan oleh Intel dengan ukuran panjang dan lebar 22 milimeter. Di dalam chip ini terdapat 47 juta transistor yang diproses dengan menggunakan teknologi berbasis 45 nanometer Hi-k metal gate. Yang membedakan desktop dan nettop, menurut Budi, nettop didesain hemat energi, konsumsi listriknya cuma 12 watt sampai 26 watt. Berbeda dengan komputer pribadi standar yang menghabiskan listrik antara 45 sampai 65 watt.  Panas yang dihasilkan juga tidak terlalu tinggi.Menurut Budi konsumsi listrik yang rendah dan  tidak begitu banyak menggunakan panas yang sesuai dengan sasaran pengguna nettop yaitu pengguna komputer pertama.Kartika Candra  


Comments


Disclaimer: The views expressed in the comments sections are personal responses that do not represent the editorial policy of tempo.co. Our editorial staff reserves the right to moderate or take down comments that contain harassment, intimidation and discrimination against ethnicity, religion, race, and inter-group relations.