ENGLISH
| Thursday, 23 May 2013 |
INDONESIA
Thursday, 23 May 2013 | 17:48
PAN Muna secretary and his deputy were involved in a fight that leads to the death
of the deputy.
Thursday, 23 May 2013 | 17:26
Two species of spider were found near the giant panda
sanctuaries in Sichuan and Chongqing in southwest China
Rabu, 27 Agustus 2008 | 09:38 WIB
Biaya Operasional Sekolah Tak Perhitungkan Inflasi
TEMPO Interaktif, Jakarta: Biaya operasional sekolah (BOS) tahun ini tidak memperhitungkan inflasi dan kebutuhan pendidikan. Sehingga nilainya tidak proporsional untuk kondisi saat ini. Abbas Pengamat Pembiayaan Pendidikan dari Universitas Islam Negeri Syarief Hidayatullah Jakarta, Abbas Ghozali mengungkapkan hal itu kepada Tempo saat dimintai tanggapan mengenai besaran BOS. Saat ini besaran BOS untuk tingkat sekolah dasar/madrasah ibtidaiyah yaitu Rp 254 ribu per siswa dan untuk sekolah menengah pertama/madrasah tsanawiyah/sederajat sebesar Rp 354 ribu per siswa. "Padahal jika komponen inflasi diperhitungkan, besaran bos untuk SD dan sederajat bisa ditingkatkan menjadi Rp 510 ribu per siswa dan untuk SMP Rp 710 ribu per siswa," kata Abbas. Jadi jika besaran BOS sesuai dengan inflasi dan kebutuhan sekolah, maka biaya operasional dan perawatan tidak lagi dibebankan kepada wali murid. Saat ini, jumlah siswa tingkat SD se- Indonesia yaitu 28.702.394 orang dan siswa tingkat sekolah menengah pertama yaitu 11.060.344. Untuk menggratiskan pendidikan dasar, pemerintah membutuhkan anggaran sebesar Rp 157,22 triliun. Reh Atemalem Susanti

Comments


Disclaimer: The views expressed in the comments sections are personal responses that do not represent the editorial policy of tempo.co. Our editorial staff reserves the right to moderate or take down comments that contain harassment, intimidation and discrimination against ethnicity, religion, race, and inter-group relations.