Saturday, 25 May 2013 | 06:20

This exhibition is aimed at increasing the cultural ties between
Yogyakarta and NTT in order to rid NTT's poor image of being
initiators of violence.
Saturday, 25 May 2013 | 05:26

Tourism villages still lack facilities and infrastructure and
have difficulties asking for aid from the government.
Kamis, 21 Agustus 2008 | 17:41 WIB
Australia-Indonesia Bentuk Tim Investasi Pertanian
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah Australia - Indonesia sepakat untuk membentuk tim khusus untuk membicarakan investasi di bidang pertanian. Hubungan perdagangan di bidang pertanian ini terkait dengan ASEAN-Australia-New Zealand Free Trade Agreement.
"Kami akan mempromosikan soal investasi pertanian melalui tim khusus itu," kata Menteri Pertanian, Kehutanan dan Perikanan Australia, Hon Tony Burke saat jumpa pers di Four Season Hotel, Kamis (21/8) siang. Tim khusus akan membahas lebih fokus terkait komoditas pertanian apa yang akan ditanamkan di Indonesia.
Australia juga menawarkan peningkatan kapasitas produksi pertanian melalui pengembangan teknologi canggih untuk meningkatkan produksi agar Indonesia turut memasok produk pangan untuk dunia.
Australia adalah pemasok gandum utama bagi Indonesia dengan jumlah ekspor 1,5 juta ton pada 2007. Negeri Kanguru itu juga memasok hewan ternak utama untuk Indonesia dengan jumlah 520 ribu ekor tahun 2007.
Sebelumnya, Hon bertemu dengan Menteri Kehutanan Malam Sambat Kaban. Dalam pertemuan tersebut, kedua pemerintahan sepakat untuk mengatasi pembalakan liar dan efek perubahan iklim. "Topik yang lebih fokus kami bicarakan adalah masalah deforestrasi," kata Hon.
Sedangkan di bidang perikanan, pemerintah Australia bekerjasama dengan Indonesia untuk menghentikan penangkapan ikan secara illegal di Australia bagian utara. Namun, Hon belum menemui menteri perikanan Indonesia dan akan menjadwalkannya akhir pekan ini.
Ismi Wahid