Jum'at, 15 Agustus 2008 | 19:03 WIB
Pemerintah Klaim Seluruh Program Berjalan
TEMPO Interaktif, Jakarta: Wakil Presiden Jusuf Kalla mengklaim program yang dicanangkan dirinya dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berjalan semua hingga tahun keempat pemerintahan. Namun, Kalla mengakui investasi masih terhambat.
"Apa program yang diluncurkan Pak SBY dan saya yang tidak jalan? Program jalan semua," katanya dalam jumpa pers di Kantor Wakil Presiden, hari ini.
Kalla mengatakan ekonomi biaya tinggi masih menghambat investasi. Biaya tinggi itu disebabkan suku bunga tinggi, infrastruktur yang buruk, dan birokrasi.
Pemerintah optimistis hambatan infrastruktur selesai tahun depan. Saat ini, katanya, pemerintah tengah menggarap proyek jalan tol yang diprediksi mampu mengatasi hambatan itu.
Selain itu, pemerintah tengah membangun pembangkit listrik 10 ribu megawatt. Sehingga, kata Kalla, pasokan listrik untuk Jawa-Bali pasti terpenuhi. Rencananya, pembangkit listrik sudah mulai bisa menghasilkan tahun depan. Pemadaman listrik pun dijamin tidak terjadi. "Tunggu satu tahun lagi," ujarnya.
Anggaran infrastruktur, kata dia, dialokasikan dari APBN, APBD, serta swasta yang dijamin pemerintah. Menurut dia, alokasi anggaran infrastruktur yang ada pada swasta jauh lebih banyak dibanding APBN. "APBN hanya untuk mendorong berjalannya proyek infrastruktur," katanya.
Selama tiga tahun belakangan, ujarnya, anggaran infrastruktur hampir mencapai Rp 200 triliun. Anggaran itu untuk pembangunan listrik, jalan tol, pelabuhan, serta telekomunikasi.
KURNIASIH BUDI