Tuesday, 21 May 2013 | 12:42

Airport official claimed that the pilot had made some
miscalculations, therefore forcing him to land.
Tuesday, 21 May 2013 | 12:23

The Extended Papuan Special Autonomy will make Freeport pay
taxes to the locals, a hint towards a more developed Papua
Kamis, 14 Agustus 2008 | 09:17 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan Diperkirakan Menguat
TEMPO Interaktif, Jakarta:Indeks Harga Saham Gabungan Bursa Efek Indonesia diperkirakan cenderung bergerak menguat pada Kamis (14/8). Penguatan ini dipicu harga minyak dunia yang akan naik.
Analis Bank Nasional Indonesia Securities, M. Alfatih, mengatakan penguatan saham ini diprediksi untuk jangka pendek. "Untuk jangka menegah panjang harus dikonfirmasi," kata Alfatih saat dihubungi TEMPO.
Menurutnya, Indeks Harga Saham Gabungan diprediksi bergerak pada level 2100 hingga 2120. Sementara untuk level pendukungnya berada pada point 2035.
Selain karena kenaikan harga minyak dunia, kata Alfatih, komoditas pertambangan juga menguat seperti Nikel dan Timah.
Indeks perdagangan sore kemarin ditutup menguat 5,942 poin (+0,28%) ke level 2.063,521 dengan volume perdagangan mencapai 2,7 milliar lot dan nilai transaksi Rp 2,6 trilliun.
Ismi Wahid