ENGLISH
| Friday, 24 May 2013 |
INDONESIA
Friday, 24 May 2013 | 06:18
Human Rights Working Group deputy executive director, M. Choiful

Anam, believes that Yudhoyono is only seeking hype by receiving

this award.
Friday, 24 May 2013 | 05:27
Less than 50 percent of people in Indonesia have access to clean

water.
Jum'at, 08 Agustus 2008 | 21:40 WIB
Pemerintah Anggarkan Rp 400 Juta Untuk Paten
TEMPO Interaktif, BANDUNG:Pemerintah melalui Badan Pengembangan Ekspor Nasional menganggarkan Rp 400 juta tiap tahunnya untuk pembuatan hak paten industri kreatif. ”Setidaknya sudah ada 150 merk yang didaftarkan tahun lalu. Tahun ini targetnya sama,” kata Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu usai menjadi pembicara dalam Seminar Urban Planning dan Budaya Kreatif di Kampus ITB, Bandung, Jumat (8/8). Mari menjelaskan, sejauh ini Departemennya memiliki sejumlah klinik yang membantu UKM mendaftarkan paten dan merk. Melalui klinik itu, mereka mendapatkan potongan harga 50 persen dari biaya pendaftaran merk dan desain. ”Karena itu, kami menyediakan dana subsidi setiap tahunnya untuk membantu mendaftarkan paten,” kata Mari. Biasanya, kata Menteri Mari, UKM yang suka ikut pameran bersama Departemem Perdagangan baik di dalam dan luar negeri, jika produknya terlihat bagus, akan langsung disarankan cepat mendaftarkan merk produknya agar tak diambil pihak lain. Adelheid Pratiwi Sidharta

Comments


Disclaimer: The views expressed in the comments sections are personal responses that do not represent the editorial policy of tempo.co. Our editorial staff reserves the right to moderate or take down comments that contain harassment, intimidation and discrimination against ethnicity, religion, race, and inter-group relations.