Wednesday, 19 June 2013 | 13:37

Snowden claimed that he did not handed over any data to the
Chinese Government.
Wednesday, 19 June 2013 | 13:21

The coalition aims to promote transparency within the Indonesian
Armed Forces.
Selasa, 29 Juli 2008 | 18:05 WIB
OPEC Ingin Indonesia Masuk Lagi Jadi Anggotanya
TEMPO Interaktif, Jakarta:Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) menganggap Indonesia berperan penting sebagai anggota negara pengekspor minyak itu. OPEC berharap Indonesia masuk lagi menjadi anggota lembaga itu. "Kami menghargai keanggotaan Indonesia karena mamiliki peranan yang penting," kata President OPEC, Chakib Khelil, usai bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, di kantor Presiden, Selasa (29/7).
Khelil menegaskan keputusan untuk tetap menjadi anggota, non aktif atau keluar dari organisasi bukan kewenangan OPEC. "Kami ingin melanjutkan ini tapi itu adalah keputusan di masing-masing negara," katanya. Equador, misalnya, pernah keluar dari OPEC dan kembali menjadi anggota.
Keputusan negara tetap menjadi anggota atau tidak, lanjutnya, tidak berkaitan dengan mahalnya iuran anggota. OPEC menetapkan iuran anggota per tahun sebesar USD 2 jura. "Jadi itu kebijakan masing-masing dan seharusnya tidak terkait dengan besarnya iuran tersebut," katanya.
enteri Energi dan Sumber Daya Mineral Purnomo Yusgiantoro mengatakan keputusan Indonesia untuk mundur dari OPEC karena Indonesia telah berubah status menjadi negara pengimpor minyak.
"Itu obyektifnya beda dengan obyektif OPEC sebagai negara produsen," tegasnya.
Indonesia memutuskan akan mundur dari keanggotaan OPEC tahun depan. Namun, lanjut Purnomo, surat pengunduran diri belum disampaikan secara resmi.
Ninin Damayanti