English Version
ENGLISH
| , 23 November 2014 |
Indonesia Version
INDONESIA
Facebook
Twitter
Saturday, 22 November 2014 | 14:52
Torres: No More Premier League for Me AC Milan forward Fernando Torres says no more English Premier
League for him after departing on loan from Chelsea in the summer
transfer window.
Saturday, 22 November 2014 | 14:08
Obama Defends Immigration Reform US President Barack Obama vows to press for further immigration
reform, as Republicans condemn his use of executive powers on the
issue.
Minggu, 27 Juli 2008 | 20:12 WIB
Generasi Muda Golkar Rekomendasikan Empat Calon Presiden
TEMPO Interaktif, Jakarta:Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) merekomendasikan empat nama yang dianggap kader terbaik Partai Golkar sebagai calon presiden pada Pemilu Presiden 2009. Empat nama itu hasil Rapat Pimpinan Paripurna III AMPI yang berakhir kemarin. Empat nama yang direkomendasikan AMPI sebagai Calon Presiden dari Partai Golkar adalah Ketua Umum DPP Partai Golkar Jusuf Kalla, Wakil Ketua Umum Agung Laksono, Ketua Dewan Penasihat Surya Paloh, dan anggota Dewan Penasihat Sri Sultan HB X. Menurut Ketua Panitia Rapim Paripurna III dan Bendahara AMPI Bambang Soesatyo ke empat orang itu dinilai laik sebagai calon presiden dari Golkar."Mereka adalah kader terbaik," kata Bambang saat dihubungi Tempo di Jakarta, Minggu (27/7). Rekomendasi AMPI lainnya menyatakan mendukung sistem pencalonan Legistatif internal partai berdasarkan suara terbanyak. "Kami juga berkomitmen mendukung duet Susilo Bambang Yudhoyo-Jusuf Kalla genap lima tahun," kata dia. AMPI juga mendukung rencana Partai Golkar untuk menempatkan 60% wajah baru di lembaga legislatif di semua tingkatan dari generasi muda. "Ini juga penting digulirkan," kata dia. Untuk mendukung kemengan Golkar, AMPI juga akan membangun posko-posko simpatik di setiap desa sebagai bentuk kerja membantu rakyat dengan kegiatan sosial, kesehatan dan pendidikan gratis. Sebelumnya, Generasi Muda Partai Demokrat juga menggulirkan dukungan untuk mendukung kembali Jusuf Kalla. Namun, bukan sebagai presiden, melainkan sebagai calon wakil presiden mendampingi Yudhoyono. Anton Aprianto