Saturday, 25 May 2013 | 06:20

This exhibition is aimed at increasing the cultural ties between
Yogyakarta and NTT in order to rid NTT's poor image of being
initiators of violence.
Saturday, 25 May 2013 | 05:26

Tourism villages still lack facilities and infrastructure and
have difficulties asking for aid from the government.
Selasa, 01 Juli 2008 | 11:57 WIB
Ketua KPK Belum Ungkap Penyuap Bulyan Royan
TEMPO Interaktif, Jakarta:Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar belum mau buka mulut soal siapa penyuap anggota DPR Bulyan Rohyan dalam kasus pengadaan kapal patroli Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Departemen Perhubungan.
"Belum, nantilah, inikan baru saja. Kami tentukan sikap dulu baru selanjutnya seperti apa," kata Antasari seusai menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-62 di Lapangan Monumen Nasional, Selasa (2/7).
Kemarin sore, KPK menangkap angota DPR dari Fraksi Partai Bintang Reformasi ini di Plaza Senayan dengan barang bukti US$ 60 ribu dan 10 ribu euro. Namun sampai saat ini KPK belum mengumumkan siapa pihak yang melakukan penyuapan.
Menurut Antasari sejumlah rentetan penegakan hukum ini adalah bukti KPK siap mengawal dan menegakan hukum khususnya pembersihan koupsi. "Inilah bentuk kepastian hukum yang harus ditegakkan," kata dia.
Anton Aprianto