Senin, 23 Juni 2008 | 13:04 WIB
Van Basten: Rusia Bisa Jadi Juara
TEMPO Interaktif, BASEL:Pelatih tim nasional Belanda, Marco van Basten, rupanya sadar ada banyak kejutan pada Euro 2008. Termasuk kekalahan skuadnya 1-3 oleh Rusia kemarin dinihari pada laga perempat final di Stadion Ernst Happel, Wina, Austria.
Karena itu, pelatih berusia 43 tahun itu memperkirakan kesebelasan dari Negeri Beruang Merah itu bisa menjuarai Euro kali ini, persis seperti kejutan yang dibuat Yunani saat meraih trofi juara di turnamen serupa empat tahun lalu. Ketika itu, Yunani mengalahkan tuan rumah Portugal 1-0 di partai final. "Mereka memiliki kesempatan yang sangat besar, mereka telah bermain dengan sangat baik," kata Van Basten.
Mantan pemain yang mengantar Belanda pertama kali menjuarai Euro pada 1988 itu mengaku sangat terkejut dengan kekalahan itu lantaran timnya memang lebih dijagokan bakal melenggang ke semifinal. Padahal, kata dia, anak-anak asuhnya punya waktu istirahat lebih banyak ketimbang para pemain Rusia, yang baru saja bertanding menghadapi Swedia pada Jumat dinihari lalu.
Van Basten memang pantas terperanjat. Belanda mengawali babak penyisihan Grup C dengan tiga kemenangan sehingga meraih nilai sempurna. Tim dari Negeri Kincir Angin itu mengalahkan Italia 3-0, Prancis 4-1, dan Rumania 2-0.
Komentar serupa juga terlontar dari mulut pemain bertahan, Joris Mathijsen. Pemain berusia 28 tahun dari klub Hamburg itu menilai Belanda gagal menerapkan taktik sentuhan dari kaki ke kaki dan membuat banyak umpan buruk. "Kami telah bermain sangat baik pada putaran pertama dan saya tidak mengerti kenapa itu tidak terjadi hari ini (kemarin dinihari)," ujarnya.
Kekecewaan juga tampak dari wajah kapten tim, Edwin van der Sar, 37 tahun. "Benar-benar sesuatu yang sangat menyedihkan tersingkir dari turnamen dengan cara seperti ini setelah mengawali dengan sangat mengagumkan," katanya. Namun, penjaga gawang yang sudah 128 kali memperkuat tim nasional ini meminta semua pihak tidak menyalahkan siapa pun atas kegagalan Belanda.
Bagi Rusia, hasil mengesankan itu sangat menggembirakan. "Melihat apa yang telah tim lakukan, penampilan kami sukar dipercaya. Saya tidak pernah mengalami hal seperti ini dalam karier saya sebelumnya," kata pelatih Rusia asal Belanda, Guus Hiddink.
Torehan prestasi ini juga sangat bersejarah bagi negara itu. Untuk pertama kalinya dalam lima kali turnamen besar, Rusia lolos dari penyisihan grup. Tapi saat masih bergabung bersama Uni Soviet, merekalah juara Euro pertama kali (1960). AFP/Goal/IHT/Faisal Assegaf