Wednesday, 19 June 2013 | 00:52

The Setu Babakan has received a grant of Rp291 billion from Jakarta Governor Joko
Widodo.
Wednesday, 19 June 2013 | 00:47

Prison walls have not restricted Muhammad Nazaruddin from running his
numerous business.
Sabtu, 21 Juni 2008 | 08:59 WIB
Billic Enggan Salahkan Pemainnya
TEMPO Interaktif, Jakarta: Slaven Bilic mengaku tak bisa menyalahkan para pemainnya seiring kekalahan Kroasia dari Turki dalam adu penalti di Euro 2008 pada babak perempat final, Sabtu (21/6).
Kroasia sedang berada di pucuk awan di Wina dan tampaknya akan lolos ke babak perempatfinal menghadapi Jerman, manakala pemain pengganti Ivan Klasnic mencetak gol hanya semenit di ujung perpaajangan waktu kedua.
Sialnya, menjelang pluit wasit ditiup tanda selesainya pertandingan, Turrki memusnahkan mimpi Vatreni, julukan Kroasia, lewat gol Semih Senturk setelah Kroasia gagal mengantisipasi bola panjang Rustu Recber ke kotak penalti.
Penalti pertama Kroasia dari Luka Modric melebar, dan takdir buruk yang sama juga menimpa Ivan Rakitic.
Turki telah menuntaskan tiga penalti ketika Mladen Petric melangkah dan hanya bisa menatap tendangannya diblok oleh Recber.
Kroasia sebenarnya lebih difavoritkan untuk melaju ke semifinal setelah menyelesaikan penyisihan grup dengan memuka. Dan pelatih Bilic memuji usaha keras anak didiknya.
"Saya ingin mengucapkan selamat pada dua tim untuk momen yang luar biasa dalam sepakbola," kata Bilic. "Pertandingan ini menunjukkan alasan mengapa sepakbola begitu dramatis dan sangat populer di dunia."
Menurutnya, para pemain Kroasia telah berjuang dengan heroik dan tak perlu mengeluh atas perjuangan mereka. "Penalti seperti lotere dan pemain-pemain yang penuh percaya dirilah yang bisa menunaikannya," ucapnya, menjelaskan.
Guardian/Bobby