ENGLISH
| Monday, 20 May 2013 |
INDONESIA
Monday, 20 May 2013 | 02:24
The majority of gas produced by the US$20 billion East Natuna Block project will be
allocated for domestic need.
Monday, 20 May 2013 | 01:03
Indonesia's women's commission speaks up against Osaka mayor's controversial
remark on Japan's WWII comfort women.
Jum'at, 20 Juni 2008 | 00:34 WIB
Buku Bacaan Untuk Pak Muchdi
TEMPO Interaktif, Jakarta: Malam makin larut. Di gerbang Mabes, sejumlah petugas mencegat seorang pria berkaos putih, berompi hijau, dan berkacamata. Dia baru saja turun dari sebuah mobil SUV hijau tua berplat 119-02. Nama terakhir yang tertulis di buku tamu pos jaga adalah Dedi. Beberapa petugas dan dua orang anggota brigade mobil bersafari hitam memeriksa koper yang dibawa pria berkumis itu. Pria itu "terpaksa" membongkar dan menunjukkan isi koper. KTP-nya ditinggal, dan petugas meminjamkan kartu tamu. Selang lima menit kemudian satu anggota brimob mengawalnya ke pintu utama gedung badan reserse kriminal. Tiga jam sebelumnya mantan Deputi Bidang Penggalangan Badan Intelijen Negara Muchdi Purwopranjono tiba di Mabes Polri. Ia ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan aktivis hak asasi manusia Munir. Kepala Badan Reserse Kriminal Mabes Polri Komisaris Jenderal Bambang Hendarso menyatakan Muchdi resmi ditahan. Baju untuk Muhdi? "Bukan, ini buku-buku untuk dibaca," kata Dedi. Mengangkat koper dengan tangan kanan, badan Dedi memang tampak agak repot membawa koper hitam berukuran sedang itu. Tubuhnya doyong ke kiri mengimbangi berat koper. Setengah jam kemudian, ditemani dua pria lain, Dedi meninggalkan Mabes Polri. Muhdi mungkin sudah siap menghabiskan waktu dengan banyak buku. Desy Pakpahan | Ibnu Rusydi

Comments


Disclaimer: The views expressed in the comments sections are personal responses that do not represent the editorial policy of tempo.co. Our editorial staff reserves the right to moderate or take down comments that contain harassment, intimidation and discrimination against ethnicity, religion, race, and inter-group relations.