English Version
ENGLISH
| Thursday, 18 December 2014 |
Indonesia Version
INDONESIA
Facebook
Twitter
Thursday, 18 December 2014 | 05:26
Kalla: The Problem is Not with Rupiah This is not a rupiah downtrend, but a [US] dollar uptrend that

led to the weakening of rupiah, Kalla says.
Thursday, 18 December 2014 | 03:52
J Trust Places Rp300bn in Bank Mutiara J Trust plans to place Rp300 billion capital in Bank Mutiara
through private placement.
Kamis, 12 Juni 2008 | 17:37 WIB
Penyelundupan Kayu dan Pasir Timah Digagalkan
TEMPO Interaktif, Jakarta: Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tanjung Priok menggagalkan penyelundupan 21 kontainer kayu dan dua kontainer pasir timah. Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Anwar Suprijadi menerangkan penangkapan berlangsung kemarin ketika kapal tengah melangsungkan bongkar-muat barang. Saat itu, kata dia, petugas mencurigai kelengkapan dokumen pengiriman kontainer berisi furnitur. Namun, hasil pemeriksaan diketahui kontainer tersebut memuat kayu gelondongan. "Semuanya berasal dari Kalimantan," katanya, Kamis (12/6). Anwar menerangkan, gelondongan kayu ilegal itu umumnya berasal dari jenis Ebony dan Sonokeling. Jika dijual kepasaran, seluruh kayu itu nilainya ditaksir mencapai Rp 13 miliar. Selain itu, petugas juga memeriksa dokumen dua buah kontainer yang baru saja datang dari Bangka Belitung. Kedua kontainer tersebut ternyata memuat puluhan peti pasir timah. "Dua kontainer ini saja nilainya sudah Rp 2 miliar," ujarnya. Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan KPU Bea Cukai Tanjung Priok Heru Sulistyono menambahkan, modus penyelundupan ini merupakan kasus yang kerap ditemui petugas. Biasanya, kata dia, pemilik barang menggunakan modus bongkar muat menjelang penutupan proses pengurusan bongkar muat. "Mereka mencoba memanfaatkan kelengahan petugas," ujarnya. Riky Ferdianto