English Version
ENGLISH
| Monday, 24 November 2014 |
Indonesia Version
INDONESIA
Facebook
Twitter
Monday, 24 November 2014 | 09:34
Minister Yuddy Refers Bekasi Administration as 'Fat'    Administrative and Bureaucratic Reform Minister Yuddy Chrisnandi
highlighted the large number of staff at the Bekasi
administration.
Monday, 24 November 2014 | 09:28
Hotel Industry to Grow 20 Percent from Visa Exemption The number of Chinese tourists to Indonesia will soar if the
visa-free policy is effective, says PHRI foreign relations
head Jon A. Masli.
Kamis, 12 Juni 2008 | 17:37 WIB
Penyelundupan Kayu dan Pasir Timah Digagalkan
TEMPO Interaktif, Jakarta: Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tanjung Priok menggagalkan penyelundupan 21 kontainer kayu dan dua kontainer pasir timah. Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Anwar Suprijadi menerangkan penangkapan berlangsung kemarin ketika kapal tengah melangsungkan bongkar-muat barang. Saat itu, kata dia, petugas mencurigai kelengkapan dokumen pengiriman kontainer berisi furnitur. Namun, hasil pemeriksaan diketahui kontainer tersebut memuat kayu gelondongan. "Semuanya berasal dari Kalimantan," katanya, Kamis (12/6). Anwar menerangkan, gelondongan kayu ilegal itu umumnya berasal dari jenis Ebony dan Sonokeling. Jika dijual kepasaran, seluruh kayu itu nilainya ditaksir mencapai Rp 13 miliar. Selain itu, petugas juga memeriksa dokumen dua buah kontainer yang baru saja datang dari Bangka Belitung. Kedua kontainer tersebut ternyata memuat puluhan peti pasir timah. "Dua kontainer ini saja nilainya sudah Rp 2 miliar," ujarnya. Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan KPU Bea Cukai Tanjung Priok Heru Sulistyono menambahkan, modus penyelundupan ini merupakan kasus yang kerap ditemui petugas. Biasanya, kata dia, pemilik barang menggunakan modus bongkar muat menjelang penutupan proses pengurusan bongkar muat. "Mereka mencoba memanfaatkan kelengahan petugas," ujarnya. Riky Ferdianto