Jum'at, 06 Juni 2008 | 17:11 WIB
Gattuso: Kapten Seharusnya Del Piero
TEMPO Interaktif, Baden:Cedera ankle yang menimpa Fabio Cannavaro memaksa pelatih Roberto Donadoni menunjuk kiper Gianluigi Buffon sebagai kapten baru tim nasional Italia. Di mata Gennaro Gattuso, sebenarnya ada yang lebih ideal untuk menjadi kapten Gli Azzurri--julukan kesebelasan itu.
"Saya pikir saat ini seharusnya (Alessandro) Del Piero yang menjadi kapten karena jumlah penampilannya," ujar gelandang asal AC Milan itu. Alex--panggilan Del Piero--memiliki cap 86 kali tampil bersama Italia. Itu tertinggi di antara pemain Italia yang lain.
Cap Del Piero cuma bisa dikalahkan oleh Cannavaro, 116 kali. Tapi Cannavaro tak bisa bermain lagi karena cedera akibat bertabrakan saat latihan dengan Giorgio Chiellini, Minggu lalu. Kaki Cannavaro langsung dioperasi di Austria dua hari lalu.
Pendapat Gattuso benar dari dua segi. Secara cap, Buffon, 82 kali, kalah dibanding Del Piero. Alasan lain, di klub mereka berdua, Juventus, Del Piero yang menjadi kapten dan bukan Buffon.
Masalahnya, di tim nasional, Del Piero bukanlah pilihan utama pelatih Donadoni sebagai pemain inti. Penyerang berusia 34 tahun itu bahkan jarang dipanggil saat kualifikasi. Pada formasi 4-3-3, Donadoni lebih suka mendampingkan Mauro Camoranesi dan Antonio Di Natale dengan Luca Toni.
Sebaliknya, Buffon, 30 tahun, adalah pilihan utama untuk mengawal gawang Italia. Dengan alasan itu, Gattuso mau tak mau ikhlas untuk menerima Buffon sebagai kapten barunya.
"Bila Del Piero tidak bermain, kaptennya memang Buffon," kata Gattuso. "Kami mengerti Buffon juga sangat berarti bagi kami."
Lebih jauh, pemain berusia 30 tahun ini ingin tampil lepas sepanjang Euro. "Kami harus datang ke lapangan dengan menggertakkan gigi dan tanpa berpikir bahwa kami adalah juara dunia," kata Gattuso.
Ljungberg gembira
Sementara itu, dari tim Swedia dikabarkan Fredrik Ljungberg gembira dengan kembalinya Henrik Larsson ke tim mereka. Larson, berusia 37 tahun pada September nanti, sebenarnya sudah menyatakan pensiun seusai Piala Dunia 2006. Namun, pelatih Lars Lagerback berhasil merayunya untuk kembali bermain pada Euro 2008.
"Dia sempat pergi sebentar, rasanya hebat mendapati Henrik bersama kami lagi," kata Ljungberg. "Dia memiliki banyak pengalaman dan bisa memberi gaya ekstra dan banyak pilihan kepada kami saat pertandingan."
Larsson diharapkan bisa memompa kemampuan penyerang andalan Swedia, Zlatan Ibrahimovic, yang sempat kehilangan sentuhan golnya bersama tim nasional. Ibra--panggilan Ibrahimovic--sangat tajam bersama Inter Milan, tapi tak mencetak gol dalam dua tahun terakhir untuk tim nasional pada partai resmi.
Larsson memiliki cap 95 kali dan mencetak 36 gol untuk Swedia. Setelah bermain selama tiga bulan untuk Manchester United pada 2007, Larsson sekarang merumput dengan klub Helsingborg IF.
Larsson pertama kali bertandem dengan Ibrahimovic di tim Swedia pada Piala Dunia 2006. Mereka berduet lagi ketika menghadapi Ukraina pada partai uji coba menjelang Euro, Minggu lalu. AFP | ANDY M