ENGLISH
| Thursday, 23 May 2013 |
INDONESIA
Thursday, 23 May 2013 | 19:41
The Vice President stated that in relation to the implementation
of AEC, national banking industry must be a host in its own
country.
Thursday, 23 May 2013 | 19:25
PKS claimed that individual statement does not represents the
party's voice.
Jum'at, 30 Mei 2008 | 06:41 WIB
Bank Sentral AS Kembali Gelontorkan Dana
TEMPO Interaktif, Washington: Bank Sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve, kembali menggelontorkan dana segar untuk pinjaman jangka pendek bagi perbankan yang terjepit dampak kredit seret. Masa lelang dana akan digelar tiga kali sepanjang bulan depan yakni pada 2, 16, dan 20 Juni 2008. Pada setiap lelangnya, bank sentral menyediakan 75 miliar dolar Amerika dan mempersilakan perbankan menawar sebagian dana yang tersedia. Pinjaman ini merupakan gelombang terakhir upaya bank sentral menyelamatkan kredit perbankan setelah memulainya pada Desember tahun lalu. Sejak krisis kredit sektor perumahan mendera Amerika tahun lalu, bank sentral langsung menyiapkan berbagai upaya penyelamatan. Salah satunya adalah kebijakan pinjaman dana 16,4 miliar dolar Amerika untuk menyelamatkan kas perusahaan investasi. Padahal langkah ini dinilai tidak biasa. Selain bantuan berbentuk pinjaman lunak, bank sentral juga mengurangi beban bunga bank dengan upaya terus memangkas suku bunga the Fed's Fund Rate sejak September 2007. Pemangkasan suku bunga terakhir dilakukan bulan lalu sebesar 1,25 persen menjadi 2 persen.

Comments


Disclaimer: The views expressed in the comments sections are personal responses that do not represent the editorial policy of tempo.co. Our editorial staff reserves the right to moderate or take down comments that contain harassment, intimidation and discrimination against ethnicity, religion, race, and inter-group relations.