ENGLISH
| Thursday, 23 May 2013 |
INDONESIA
Thursday, 23 May 2013 | 07:27
Tempo interviews State Intelligence Agency Chief, Lt. Gen. (ret) Marciano Norman.
Thursday, 23 May 2013 | 06:20
From Tempo's findings, Labora calls himself an 'entrepreneur' on his ID card,

although he still lists his profession as policeman on his family card.
Jum'at, 23 Mei 2008 | 08:55 WIB
Mahasiswa Unjuk Rasa Tuntut Pembebasan 12 Rekannya
TEMPO Interaktif, Jakarta:Sekitar 250 mahasiswa akan berdemonstrasi di markas Kepolisian Daerah Metro Jaya sekitar pukul 13.00 WIB nanti. "Mereka hendak menuntut pembebasan teman-teman mereka," kata Brigadir Satu Taufik, petugas Traffic Management Center, ketika dihubungi, Jum'at (23/5). Mahasiswa berasal dari Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Mercu Buana, Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi, dan Mahasiswa Nasional Kerakyatan. Sebelumnya, Polda Metro Jaya menetapkan 12 mahasiswa Universitas Mercubuana sebagai tersangka, yaitu Feri Fahrian, Irvan Jatmiko, Arif Setyandi, Ari Andrianto, Ricky S, Feri Andrianto, Dirgantara, Ikhsan S, Fauzi Umar, Merdi Ardiansyah, Efendi, Damai Kurnia. Mereka mencegat truk tangki minyak milik PT Patra Niaga di depan kampus Mercubuana, Meruya, Jakarta Barat, Selasa lalu. Berdasarkan laporan Traffic Management Center Polda Metro Jaya, pada pagi hari, sekitar pukul 10.00 WIB, aksi unjuk rasa juga digelar di Kantor Badan Pengawasan dan kenanaman Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK). Demo ini menuntut Direktur Utama PT Adaro Indonesia Sandiaga S.Uno ditangkap dan diadili. Sandiaga di tuding melakukan penggelapan pajak Rp 1,4 Triliun. Selain itu, satu aksi demo akan berlangsung di Depok pukul 13.30 nanti. Demo ini digelar oleh Aliansi Umat Islam di Gedung DPRD Depok. Mereka menuntut pembubaran Ahmadiyah. Sofian

Comments


Disclaimer: The views expressed in the comments sections are personal responses that do not represent the editorial policy of tempo.co. Our editorial staff reserves the right to moderate or take down comments that contain harassment, intimidation and discrimination against ethnicity, religion, race, and inter-group relations.