, 26 May 2013 | 11:34

Myanmar government introduced a two-child limit for Muslim
Rohingya families
, 26 May 2013 | 11:16

Banyuwangi international surfing competition is to introduce
Pulau Merah as a tourist destination. The event has 125
participants from 20 countries.
Minggu, 04 Mei 2008 | 07:47 WIB
Abdul Aziz Mansyur Gantikan Gus Dur
TEMPO Interaktif, Jakarta:Muktamar luar biasa Partai Kebangkitan Bangsa kubu Muhaimin Iskandar memutuskan mencopot Abdurrahman Wahid atau Gus Dur sebagai ketua dewan syuro partai. Peserta muktamar memilih pengasuh Pondok Pesantren Pacul Gowang, Abdul Aziz Mansyur, sebagai ketua umum dewan syuro PKB kubu Muhaimin.
Pemilihan ketua dewan syuro PKB kubu Muhaimin pada Minggu (4/5) dini hari tadi berlangsung seru. Sebab nama Gus Dur juga muncul dalam empat belas calon yang dicalonkan peserta muktamar. Abdul Aziz menang mutlak. Dia mendapat 353 dari 405 suara yang berhak memilih. Sementara itu, Gus Dur hanya didukung oleh 14 suara. Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Hasyim Muzadi 10 suara, Ketua PBNU Ahmad Bagja (9 suara), dan Dimyati Rois sebanyak 6 suara.
Calon lain yang hanya mendapat satu suara yaitu Syaifuddin Amsir, Ali Masykur Musa, Zaenuddin Jazuli, Aziz Iskandar, Ansal, Alera, Muhaimin Iskandar, Khairuddin Chalid, dan Musthofa Bisri. Sebanyak 4 suara memilih abstain.
Abdul Aziz Mansyur mengatakan akan mengembalikan ulama untuk rakyat. ”Saya merasa mendapat amanah, dan akan melaksanakan,” kata Abdul Aziz. Penghitungan suara untuk memilih Ketua Dewan Syuro PKB selesai sektiar pukul 04.00 wib. Sebagian peserta muktamar sudah tertidur ketika pengganti Gus Dur itu diumumkan. Pendukung Abdul Aziz Mansyur mengumandangkan takbir setelah pimpinan sidang menetapkan kemenangan Abdul Aziz.
Sutarto dan Kurniasih Budi