Friday, 24 May 2013 | 21:52

OPM Coordinator of the National Defense Military, Lambert
Pekikir, stated that voicing protests to the U.K. for supporting
OPM would be meaningless.
Friday, 24 May 2013 | 21:38

The prosecutors charged Brig. Wijaya, the suspect that sparked
the attack and arson on the OKU Police Department, with second
degree murder.
Sabtu, 12 April 2008 | 16:17 WIB
Telkom Undang 600 Gamer Bertarung
TEMPO Interaktif, Jakarta:Telkom mempertemukan lebih dari 600 pecinta permainan online (gamer) untuk bertarung di Speedy Arena Game Competition di Blitz Megaplex, Grand Indonesia, Jakarta, hari ini (12/4).
Kompetisi ini dimaksudkan untuk mengubah persepsi masyarakat agar permainan online tidak hanya dipandang sebatas permainan, tapi menjadi cabang olahraga baru yang disebut E-Sport.
Pada event ini tidak hanya para gamer profesional yang akan berlaga, tetapi juga para pemula dan amatir. "Agar semua kalangan memiliki kesempatan menunjukkan kehebatannya memainkan game," kata Vice President Public & Marketing Communication Telkom, Eddy Kurnia.
Telkom, lanjut Eddy, melalui event ini ingin menunjukkan bahwa layanan Internet broadband Telkom Speedy tidak hanya handal untuk mendukung permainan online, tetapi juga memiliki banyak konten menarik yang bisa diakses para game mania dengan memberikan extreme experience.
Turnamen ini akan memperebutkan The Best Team yang dibagi dalam beberapa kelompok berdasarkan cabang game, yakni Counter Strike, Battlefield 2, dan Call of Duty.
Ucok Sitompul, Presiden Direktur Altermyth, perusahaan pembuat game yang juga menjadi partner Telkom mengumpulkan komunitas gamer di Indonesia dalam acara ini menyatakan bahwa game di Indonesia sudah berkembang sejak 4-5 tahun terakhir ini. Hal ini terbukti juga dengan terus meningkatnya active user di komunitas gamer di Indonesia.
Ig. Widi Nugroho