Saturday, 25 May 2013 | 06:20

This exhibition is aimed at increasing the cultural ties between
Yogyakarta and NTT in order to rid NTT's poor image of being
initiators of violence.
Saturday, 25 May 2013 | 05:26

Tourism villages still lack facilities and infrastructure and
have difficulties asking for aid from the government.
Kamis, 03 April 2008 | 15:44 WIB
Artalyta Diperiksa Tiga Jam
TEMPO Interaktif, Jakarta:Tersangka kasus dugaan suap jaksa Urip, Artalyta Suryani alias Ayin diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama tiga jam. Ayin yang berbalut kemeja biru dan bercelana jeans, tak mau banyak komentar mengahadapi cecaran pertanyaan wartawan.
Ayin tiba dengan mobil tahanan KPK di Gedung KPK, Kamis (3/4), pukul 12.00 WIB. Dan keluar selesai pemeriksaan pada pukul 15.00 WIB. Ayin sama sekali tidak mau berkomentar, termasuk menjawab pertanyaan Tempo soal apakah dirinya siap apabila dikonfrontir dengan Kemas Yahya Rahman.
Selain Ayin, KPK juga memeriksa jaksa yang diduga menerima suap, Urip Tri Gunawan. Urip hadir ke Gedung KPK sebelum Artalyta. Jaksa Ketua Tim Penyelidikan kasus BLBI itu pun bungkam. Namun salah seorang anggota tim penasehat hukumnya mengatakan bahwa Urip akan berbicara usai pemeriksaan.
Komisi Pemberantasan Korupsi menangkap pengusaha Artalyta Suryani setelah memberi uang US$ 660 ribu kepada ketua tim pemeriksa kasus BLBI Urip Tri Gunawan pada awal bulan lalu. Penangkapan ini terjadi dua hari setelah Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kemas Yahya mengumumkan penghentian penyidikan kasus BLBI.
Sandy Indra Pratama