ENGLISH
| Saturday, 25 May 2013 |
INDONESIA
Saturday, 25 May 2013 | 06:20
This exhibition is aimed at increasing the cultural ties between

Yogyakarta and NTT in order to rid NTT's poor image of being

initiators of violence.
Saturday, 25 May 2013 | 05:26
Tourism villages still lack facilities and infrastructure and

have difficulties asking for aid from the government.
Kamis, 28 Februari 2008 | 06:33 WIB
Tenaga Kesehatan Tak Betah di Lapangan
TEMPO Interaktif, Jakarta:Direktur Bina Kesehatan Komunitas Direktorat Jenderal Bina Kesehatan Masyrakat Bambang Sarjono mengatakan meski jumlahnya memadai tenaga kesehatan banyak yang tidak betah bertugas di lapangan. Selain itu, sebaran antara daerah sejak era otonomi tidak merata. “Selama ini, tenaga kesehatan banyak terdapat di Jawa tapi tak terdistribusikan ke luar pulau,” katanya usai acara Penutupan Proyek Dukungan pada Pelayanan Kesehatan Masyarakat (SCHS), Rabu. Ketimpangan itu, Bambang mencontohkan, puskesmas di Jakarta sudah ada yang memiliki dokter spesialis, namun beberapa daerah di luar Jawa bahkan tak memiliki dokter. “Perawat ada, dokternya tidak ada." Untuk mengatasi hal tersebut, Bambang melanjutkan, pemerintah sudah mengadakan 7.200 kendaraan roda dua dan 500 roda empat. Dengan penyediaan alat transportasi itu diharapkan tenaga kesehatan bisa menjangkau masyarakat. Selain itu, kata dia Departemen Kesehatan juga menambah pengadaan puskesmas terapung yang jumlahnya sudah 37 buah pada tahun lalu. "Ini untuk meningkatkan akses pelayanan kesehatan," katanya. Kepala Dinas Kesehatan Papua Bagus Sukaswara mengaku masih membutuhkan tenaga dokter, perawat, dan bidan mengingat luasnya wilayah dan penduduk yang terpencar-pencar. Akibatnya, sekitar 40 persen puskesmas di Papua belum optimal. Iqbal Muhtarom | Elga Ayudi

Comments


Disclaimer: The views expressed in the comments sections are personal responses that do not represent the editorial policy of tempo.co. Our editorial staff reserves the right to moderate or take down comments that contain harassment, intimidation and discrimination against ethnicity, religion, race, and inter-group relations.