ENGLISH
| Sunday, 26 May 2013 |
INDONESIA
, 26 May 2013 | 15:57
The potential of Indonesian diaspora remains underestimated.
Indonesians have to change their perspective of Indonesia
diaspora living abroad.
, 26 May 2013 | 15:51
East Tanjung Jabung local government in Jambi Province has
sealed 12 gas and oil wells of Petro China due to licensing
problems.
Sabtu, 23 Februari 2008 | 18:52 WIB
Listrik Mati, Industri di Tangerang Rugi Miliaran Rupiah
TEMPO Interaktif, Jakarta: Pemadaman listrik di kawasan industri di Tangerang selama tiga hari terakhir ini mengakibatkan kerugian mencapai miliaran rupiah. "Kami akan melayangkan surat ke PLN, " kata Juanda Usman,sekretaris Asosiasi pengusaha Indonesia (Apindo) kepada Tempo hari ini. Menurut dia, dampak pemadaman listrik bergilir itu mengakibatkan produksi di semua pabrik terganggu. Yang membuat kalangan pengusaha, tidak semua perusahaan diberitahu. Di Kabupaten Tangerang ada sekitar 3000 perusahaan. "Coba bayangkan ketika mesin produksi sedang bekerja tiba-tiba mati, apa jadinya?" kata Juanda. Juanda menjelaskan diantara pabrik yang merugi adalah PT Kenindo produksi sepatu dan sandal di Pasarkemis, PT Sumber Eva produksi sandal, PT Homyped di Batu Ceper Kota Tangerang. "Tidak semua pabrik memiliki genset sebagai pengganti cadangan ketika listrik mati," ujarnya. Selama tiga hari berturut-turut di kawasan industri Cikupa, Balarja dan Pasarkemis mengalami pemadaman secara bergilir sekitar lima jam. Ayu Cipta

Comments


Disclaimer: The views expressed in the comments sections are personal responses that do not represent the editorial policy of tempo.co. Our editorial staff reserves the right to moderate or take down comments that contain harassment, intimidation and discrimination against ethnicity, religion, race, and inter-group relations.