ENGLISH
| Thursday, 23 May 2013 |
INDONESIA
Selasa, 19 Februari 2008 | 12:23 WIB
Polisi Filipina Masih Cek DNA Dulmatin
TEMPO Interaktif, Jakarta: Polisi Filipina hingga kini masih menguji gen atau DNA seorang jenazah yang diyakini Dulmatin, tersangka teroris yang diburu pemerintah Filipina dan Indonesia. "Tes DNA itu dilakukan di Manila," kata Bambang Gunawan, Kepala Bidang Penerangan Konsulat Jenderal RI di Davao, Filipina Selatan, kepada Tempo melalui telepon selulernya hari ini. Bambang mengatakan jenazah itu ditemukan kemarin di Desa Panglima Sugala, Provinsi Tawi-Tawi. Filipina Selatan. Militer Filipina meyakini mayat itu tewas akibat operasi militer besar-besaran pada 31 Januari lalu. Kondisi mayat itu lantaran sudah lama. Ia menderita luka tembak di kepala, kaki kanan, dan dada. "Hanya saja tidak ada identitas atau sesuau yang bisa dikenali sebagai Dulmatin. Dulmatin diburu polisi Indonesia karena diyakini terlibat Bom Bali I pada 12 Oktober 2002. Faisal Assegaf

Comments


Disclaimer: The views expressed in the comments sections are personal responses that do not represent the editorial policy of tempo.co. Our editorial staff reserves the right to moderate or take down comments that contain harassment, intimidation and discrimination against ethnicity, religion, race, and inter-group relations.