ENGLISH
| Sunday, 26 May 2013 |
INDONESIA
Saturday, 25 May 2013 | 06:20
This exhibition is aimed at increasing the cultural ties between

Yogyakarta and NTT in order to rid NTT's poor image of being

initiators of violence.
Saturday, 25 May 2013 | 05:26
Tourism villages still lack facilities and infrastructure and

have difficulties asking for aid from the government.
Rabu, 13 Februari 2008 | 08:49 WIB
Aksi Buffet Berpotensi Angkat Indeks Saham Indonesia
TEMPO Interaktif, Jakarta:Aksi investor kaya Warren Buffet yang menawarkan jaminan asuransi senilai US$ 800 miliar (sekitar Rp 744 triliun) untuk obligasi-obligasi daerah Amerika Serikat, memberi sentimen positif tak hanya di Wall Street tapi juga di bursa regional Asia Pasifik. Sentimen ini diperkirakan akan mengangkat harga saham (rebound) setelah beberapa pekan bergerak melambat. "Persepsi terhadap ekonomi Amerika tetap mengkhawatirkan tapi ini memberi pergerakan temporer buat bursa saham termasuk di sini," tutur analis saham, Alfiansyah, dihubungi, Jakarta (13/2). Dengan adanya tawaran Buffet atas jaminan asuransi, indeks utama di Dow Jones naik 133,40 poin (1,09 persen) menjadi 12.373,41. Begitu juga dengan The Standard & Poor's 500 naik tipis 9,73 poin (0,73 persen) ke level 1.348,86. Adapun pada perdagangan kemarin, Indeks Harga Saham Gabungan Bursa Efek Indonesia (BEI) naik tipis 2,688 poin menjadi di level 2.592. Menurut Alfiansyah, di tengah situasi bursa saham yang tak menentu, sebaiknya investor ritel menggunakan strategi transaksi harian (trading day). "Memang agak sulit, tapi untuk mengurangi risiko," ujarnya. Transaksi jangka pangjang, kata Alfiansyah masih digunakan beberapa hedge fund. "Hanya untuk saham yang dari sisi fundamental dan likuiditasnya baik," tuturnya. Yuliawati

Comments


Disclaimer: The views expressed in the comments sections are personal responses that do not represent the editorial policy of tempo.co. Our editorial staff reserves the right to moderate or take down comments that contain harassment, intimidation and discrimination against ethnicity, religion, race, and inter-group relations.