Saturday, 25 May 2013 | 06:20

This exhibition is aimed at increasing the cultural ties between
Yogyakarta and NTT in order to rid NTT's poor image of being
initiators of violence.
Saturday, 25 May 2013 | 05:26

Tourism villages still lack facilities and infrastructure and
have difficulties asking for aid from the government.
Jum'at, 01 Februari 2008 | 16:43 WIB
Bendung Katulampa Waspada
TEMPO Interaktif, Bogor:Hujan yang mengguyur Bogor dan sekitarnya membuat Ketinggian air di bendung Katulampa mulai memasuki tahap waspada (70-100 sentimeter). Pada pukul 14.00 WIB, ketinggian air mencapai 90 sentimeter diatas papan mercu. Kondisi di Bogor hingga Rabu (1/2) pukul 15.30 masih hujan terutama di kawasan Puncak.
“Jika hujan terus seperti ini, bisa jadi nanti naik ke Siaga IV (100-150 sentimeter),”kata Andi saat dihubungi Tempo, Jumat (1/2).
Menurut Andi, pada pukul 07.00-11.00 ketinggian air masih normal yakni 40 sentimeter. Mulai pukul 11.00, air naik menjadi 60 sentimeter. Hujan deras yang menguyur kawasan puncak membuat ketinggian air terus merambat. Pukul 14.00 wib, air dari kawasan hulu, mulai menambah ketinggian air hingga 90 sentimeter diatas papan mercu. “Debit airnya saat ini 113 meter kubik perdetik,” kata Andi. Ia menyebutkan jika mencapai angka 100 sentimeter bisa menyebabkan banjir di beberapa tempat di Jakarta.
Hujan mengguyur kawasan Kota Bogor mulai pukul 23.00 wib, di beberapa tempat, tidak terjadi hujan, namun hujan merata terjadi mulai pukul 03.00 dini hari. Sampai pukul 11.00 wib hjujan masih merata. Pukul 13.00 wib, hujan deras kembali mengguyur kawasan Bogor, udara dingin makin terasa. Sekitar pukul 15.30 wib, hujan mulai reda, namun di kawasan Puncak justru makin deras, arus kendaraanpun terhambat.
Sementara itu aliran sungai Cisadane juga mulai meninggi. Hujan di daerah hulu atau kawasan Gunung Salak terjadi sejak pukul 01.00 dinihari hingga pukul 12.00 WIB. Ketinggian air di pintu air Empang terlihat. Deffan Purnama