ENGLISH
| Sunday, 26 May 2013 |
INDONESIA
Jum'at, 01 Februari 2008 | 14:39 WIB
KPK Geledah Kantor Gubernur Jambi
TEMPO Interaktif, Jakarta:Tim anggota Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), terdiri dari enam orang, sejak pukul 10.00 - 13.30 WIB, Jumat (1/2), menggeledah kantor Gubernur Jambi. Penggeledahan dilakukan untuk memverifikasi dokumen yang berhubungan dengan dugaan korupsi dalam pembangunan Wisma Jambi di beralamat di jalan Cidurian Jakarta. Untuk mencari dokumen itu, tim KPK terpaksa memeriksa tiga ruangan pejabat pemerintah Provinsi Jambi, yakni ruangan Gubernur Jambi Zulkifli Nurdin, ruangan Wakil Gubernur Jambi Antony Zeidra Abidin dan ruangan Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Jambi Chalik Saleh. Sedikitnya ada dua buah kardus dan satu koper berukuran besar penuh dengan isi dokumen surat menyurat dibawah ke jakarta untuk diteliti KPK. Edie Wahyudi, Ketua TIM KPK, mengemukakan, pihaknya mencari dokumen yang berhubungan dengan pembangunan Wisma Jambi, saat ini sedang diusut karena adanya dugaan korupsi untuk dilakukan verifikasi. Menurut Edie, KPK saat ini telah menetapkan dua orang tersangka kasus ini. Hanya saja dia belum mau menyebutkan siapa saja nama dua orang tersebut, karena secara resmi akan diumumkan KPK Sabtu besok (2/2). "Jika ingin tahu siapa-siapa yang telah kita tetapkan sebagai tersangka, hubungi saja juru bicara KPK. Jumlah tersangka ini bisa saja bertambah", ujar Edie. Dugaan sementara dua orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka itu, adalah Chalik Saleh, Sekretaris daerah Pemerintah Provinsi Jambi dan Sudiro Lesmana, Kontraktor pelaksana dalam pembangunan Wisma Jambi, kini sedang ditahan di Lembaga Pemasyarakatan Jambi dalam kasus lain, yaitu korupsi pembangunan kawasan wisata Tamanrajo, Kota Jambi. Pembangunan Wisma Jambi yang menelan dana APBD Provinsi Jambi dan sumbangan dari sepuluh daerah kabupaten dan kota di daerah ini, sebesar Rp32 miliar pada tahun anggran 2004. Diduga dalam pelaksanaan proyek ini telah terjadi penyimpangan, karena apa yang dibuat tidak sesuai dengan besarnya dana yang dianggarkan. Sewaktu dilaksanakan pemeriksaan dan pencarian dokumen oleh tim KPK hanya yang ada di kantor beberapa saat, yaitu Chalik Saleh, Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Jambi. Hanya saja ia buru-buru meninggalkan kantor dan menghindari pertanyaan parawartawan sehubungan dengan prihal ini. Berdasarkan informasi yang diperoleh Tempo, baik Gubernur Jambi Zulkifli Nurdin maupun Wakil Gubernur Antony Zeidra Abidin, sejak beberapa hari ini sudah berada di Jakarta.SYAIPUL BAKHORI

Comments


Disclaimer: The views expressed in the comments sections are personal responses that do not represent the editorial policy of tempo.co. Our editorial staff reserves the right to moderate or take down comments that contain harassment, intimidation and discrimination against ethnicity, religion, race, and inter-group relations.