ENGLISH
| Saturday, 25 May 2013 |
INDONESIA
Saturday, 25 May 2013 | 06:20
This exhibition is aimed at increasing the cultural ties between

Yogyakarta and NTT in order to rid NTT's poor image of being

initiators of violence.
Saturday, 25 May 2013 | 05:26
Tourism villages still lack facilities and infrastructure and

have difficulties asking for aid from the government.
Jum'at, 01 Februari 2008 | 14:23 WIB
Presiden Minta Kerja Sama Pengolah Tahu Tempe
TEMPO Interaktif, Jakarta:Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta kerja sama dari pengolah tahu dan tempe di Kabupaten Karawang, Jawa Barat. "Kalau nanti harga kedelai kami turunkan, harga tahu bisa turun ndak nanti?" kata Presiden saat berdialog dengan pengolah tahu Mulyadi di Karawang, Jawa Barat, Jumat (1/2). Mulyadi pun berjanji pada Presiden akan menurunkan harga tahu jika harga kedelai turun. "Saya minta kerja sama untuk rakyat. Kalau memang dunia memang gila, kami jangan terus lupa daratan tidak memikirkan rakyat," kata Presiden. Kepada pengolah tempe, Presiden meminta kerja sama untuk mengembalikan tempe ke ukuran semula. Masalahnya, kata dia, karena harga kedelai yang tinggi, pengolah tempe tidak menaikkan harga, namun memperkecil ukurannya. "Nanti Insya Allah kedelai akan kami turunkan harganya. Ukurannya kembali ke yang dulu ya," kata Presiden. Presiden pun berjanji akan menstabilkan harga komoditi pangan di Indonesia. "Pemerintah menstabilkan, menurunkan harga kedelai dengan uang yang besar, sekian triliun," kata Presiden. FANNY FEBIANA

Comments


Disclaimer: The views expressed in the comments sections are personal responses that do not represent the editorial policy of tempo.co. Our editorial staff reserves the right to moderate or take down comments that contain harassment, intimidation and discrimination against ethnicity, religion, race, and inter-group relations.