Friday, 24 May 2013 | 21:52

OPM Coordinator of the National Defense Military, Lambert
Pekikir, stated that voicing protests to the U.K. for supporting
OPM would be meaningless.
Friday, 24 May 2013 | 21:38

The prosecutors charged Brig. Wijaya, the suspect that sparked
the attack and arson on the OKU Police Department, with second
degree murder.
Selasa, 29 Januari 2008 | 22:23 WIB
Gelar Pahlawan Untuk Soeharto Jangan Diberikan Tergesa
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan Lukman Hakim Syaefuddin mengatakan usulan pemberian gelar pahlawan kepada almarhum mantan presiden Soeharto tidak bisa dilakukan secara tergesa-gesa. "Ada empat hal yang harus diklarifikasi dulu," katanya saat dihubungi Tempo, Selasa (29/01).
Pemberian gelar pahlawan, ia menambahkan, harus bersifat sfesifik. Jika Soeharto diberikan gelar pahlawan, harus jelas dulu gelar macam apa yang akan diberikan. "Gelar pahlawan, kan, macam-macam. Ada pahlawan kemerdekaan, pahlawan revolusi," katanya.
Selain itu, kriteria seseorang yang dapat diberikan gelar pahlawan dan siapa yang berwenang memberikan gelar tersebut juga harus benar-benar dikaji. "Lalu atas dasar hukum apa pemberian gelar pahlawan tersebut," katanya.
Munculnya pro dan kontra terhadap wacana pemberian gelar pahlawan kepada almarhum Soeharto, kata dia, karena tidak adanya kejelasan empat poin tersebut. "Kalau tidak ada kejelasan keempat hal itu, kita akan bedebat pada hal yang kita sendiri tidak paham," katanya. Dwi Riyanto Agustiar