English Version
ENGLISH
| Saturday, 01 November 2014 |
Indonesia Version
INDONESIA
Facebook
Twitter
Saturday, 01 November 2014 | 12:22
Newscastle Confident Against Liverpool Newscastle manager Alan Pardew is having his happy times after
his squad overpowered Tottenham Hotspur and Manchester City
during the week.
Saturday, 01 November 2014 | 12:16
KPK Calls on SBY's Ministers to Report Wealth   KPK calls on all ministers in the United Indonesia Cabinet during
the era of former President Susilo Bambang Yudhoyono to report
their wealth.
Selasa, 29 Januari 2008 | 22:23 WIB
Gelar Pahlawan Untuk Soeharto Jangan Diberikan Tergesa
TEMPO Interaktif, Jakarta: Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan Lukman Hakim Syaefuddin mengatakan usulan pemberian gelar pahlawan kepada almarhum mantan presiden Soeharto tidak bisa dilakukan secara tergesa-gesa. "Ada empat hal yang harus diklarifikasi dulu," katanya saat dihubungi Tempo, Selasa (29/01). Pemberian gelar pahlawan, ia menambahkan, harus bersifat sfesifik. Jika Soeharto diberikan gelar pahlawan, harus jelas dulu gelar macam apa yang akan diberikan. "Gelar pahlawan, kan, macam-macam. Ada pahlawan kemerdekaan, pahlawan revolusi," katanya. Selain itu, kriteria seseorang yang dapat diberikan gelar pahlawan dan siapa yang berwenang memberikan gelar tersebut juga harus benar-benar dikaji. "Lalu atas dasar hukum apa pemberian gelar pahlawan tersebut," katanya. Munculnya pro dan kontra terhadap wacana pemberian gelar pahlawan kepada almarhum Soeharto, kata dia, karena tidak adanya kejelasan empat poin tersebut. "Kalau tidak ada kejelasan keempat hal itu, kita akan bedebat pada hal yang kita sendiri tidak paham," katanya. Dwi Riyanto Agustiar