Friday, 24 May 2013 | 16:33

125 participants from 20 countries took part in the competition
which serves as an event to promote Banyuwangi tourism industry.
Friday, 24 May 2013 | 16:19

The Commission claimed that the issue will be discussed
internally and the decision will be announced on May 27.
Selasa, 15 Januari 2008 | 16:51 WIB
Pemerintah Akan Cari Pengimpor Kedelai Murah
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah akan mencari pengimpor kedelai murah, selain Amerika Serikat, untuk mengatasi kenaikan harga yang terjadi saat ini.
"Kami belum tahu negara mana yang akan menambah pasokan impor kedelai. Bulog akan memberi informasi itu kepada kami," ujar Menteri Perekonomian Boediono seusai rapat kabinet terbatas di Jakarta, Selasa (15/1).
Boediono juga mengatakan belum mengetahui berapa besar tambahan pasokan yang akan menstabilkan harga kedelai.
Sekitar 2 juta ton per tahun kebutuhan kedelai di Indonesia, kurang dari 1 juta ton merupakan produksi dalam negeri. Saat ini harga kedelai telah bergerak naik sampai kisaran Rp 7.400.
Selain akan menambah pasokan impor kedelai, pemerintah juga akan mendorong petani melakukan penanaman kedelai.
Ditemui di tempat serupa, Menteri Pertanian Anton Apriyantono menjelaskan penanaman kedelai hanya bisa dilakukan pada musim tertentu. "Namun, penanamannya bisa digabung dengan tanaman lain," ungkapnya.
Rencananya, pemerintah akan membagikan benih kedelai, mendistribusikan pupuk dan teknologi, serta perbaikan infrastruktur pertanian.
Dengan kenaikan harga kacang kedelai yang sedang terjadi, menurut Anton, akan mendorong petani untuk menanamnya. "Dengan harga sekarang produksi kedelai akan naik," tambahnya.
Sorta Tobing