English Version
ENGLISH
| Friday, 18 April 2014 |
Indonesia Version
INDONESIA
Facebook
Twitter
Thursday, 17 April 2014 | 22:26
BPK to Monitor Jakarta Regional Government Transactions BPK will have access to each transaction made by the Jakarta
regional government.
Thursday, 17 April 2014 | 16:56
Prince William: Kate Looks Like Banana Prince William has less good impression on the bright yellow
dress of his wife.
Sabtu, 12 Januari 2008 | 16:36 WIB
Pengacara Soeharto Tunggu Surat dari Kejaksaan
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pengacara mantan Presiden Soeharto, OC Kaligis, mengatakan Kejaksaan Agung harus mengirim surat kepada tim pengacara Soeharto jika ingin menawarkan penyelesaian di luar pengadilan. "Itu mesti ada surat dari Kejagung kepada kita, (sebab) dalam hukum acara mesti ada surat Kejagung kepada kita," kata Kaligis di Rumah Sakit Pusat Pertamina, Sabtu (12/1). Sebelumnya, Jumat malam (11/1), Jaksa Agung Hendarman Supandji mengunjungi Soeharto untuk menyampaikan tawaran pemerintah guna menyelesaikan kasus perdata Soeharto di luar pengadilan. Menurut Kaligis, soal tawaran ini pihak keluarga dan pengacara belum bisa menentukan. Ia mengatakan win-win solution yang ditawarkan pemerintah belum bisa ditentukan, "Sebab kondisi Pak Harto masih sakit sekali," katanya. "Saat ini belum waktunya." Kalaupun ada pembicaraan soal itu, tambahnya, nantinya harus dibicarakan terlebih dahulu dengan tim pengacara. Alasannya, dugaan korupsi Yayasan Supersemar sudah dihentikan penyelidikannya tahun 1999. "Jadi mengenai Supersemar tidak ada korupsi," katanya. Tim pengacara menyatakan tidak ada lagi kaitannya antara Yayasan Supersemar dengan dugaan korupsi itu. "Karena yayasan itu bukan milik negara," kata dia. Ninin P Damayanti