English Version
ENGLISH
| Thursday, 05 March 2015 |
Indonesia Version
INDONESIA
Facebook
Twitter
Wednesday, 04 March 2015 | 19:14
Ministry Mulls Online Application for Airline Permits The preparations for the online application will be completed
by the end of March, the Transportation Ministry announces.
Wednesday, 04 March 2015 | 18:54
Oz Death Row Inmates Await Execution Date President Jokowi has given the Attorney General the go-ahead
for the execution of the two Australian drug convicts.
Sabtu, 12 Januari 2008 | 16:36 WIB
Pengacara Soeharto Tunggu Surat dari Kejaksaan
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pengacara mantan Presiden Soeharto, OC Kaligis, mengatakan Kejaksaan Agung harus mengirim surat kepada tim pengacara Soeharto jika ingin menawarkan penyelesaian di luar pengadilan. "Itu mesti ada surat dari Kejagung kepada kita, (sebab) dalam hukum acara mesti ada surat Kejagung kepada kita," kata Kaligis di Rumah Sakit Pusat Pertamina, Sabtu (12/1). Sebelumnya, Jumat malam (11/1), Jaksa Agung Hendarman Supandji mengunjungi Soeharto untuk menyampaikan tawaran pemerintah guna menyelesaikan kasus perdata Soeharto di luar pengadilan. Menurut Kaligis, soal tawaran ini pihak keluarga dan pengacara belum bisa menentukan. Ia mengatakan win-win solution yang ditawarkan pemerintah belum bisa ditentukan, "Sebab kondisi Pak Harto masih sakit sekali," katanya. "Saat ini belum waktunya." Kalaupun ada pembicaraan soal itu, tambahnya, nantinya harus dibicarakan terlebih dahulu dengan tim pengacara. Alasannya, dugaan korupsi Yayasan Supersemar sudah dihentikan penyelidikannya tahun 1999. "Jadi mengenai Supersemar tidak ada korupsi," katanya. Tim pengacara menyatakan tidak ada lagi kaitannya antara Yayasan Supersemar dengan dugaan korupsi itu. "Karena yayasan itu bukan milik negara," kata dia. Ninin P Damayanti