Tuesday, 21 May 2013 | 01:36

A US military aircraft made an emergency landing at the Sultan Iskandar Muda
Airport, Aceh.
Tuesday, 21 May 2013 | 01:28

Liga Super Indonesia prohibits the participation of foreign players from 13
countries in the local competition, citing administrative disturbances.
Selasa, 01 Januari 2008 | 15:27 WIB
Sejumlah Warga Belum Mendapat Kartu Pemilih
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Kartu pemilih untuk pemilihan bupati dan wakil bupati Tangerang yang sudah didistribusikan ke seluruh panitia pemilihan Kecamatan (PPK) masih mengalami kekurangan. Panitia pemilihan meminta Komisi Pemilihan Umum Daerah Bekasi secepatnya mengatasi kekurangan kartu pemilih itu.
“Hasil inventarisasi yang kami lakukan, ada sejumlah warga yang belum mendapat kartu pemilih,” ujar Ketua Panitia Pemilih Kecamatan Gunung Kaler, Kecamatan Kronjo Ridwan hari ini. Padahal, kata Ridwan, banyak warga Kecamatan Kronjo yang namanya tercantum dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), tapi belum mendapat kartu pemilih.
Kekurangan kartu pemilih juga terjadi di Kecamatan Mauk. Ketua PPK Mauk, Rumyani, meminta agar warganya segera dibuatkan kartu pemilih. Selain itu, pihaknya juga menerima kartu pemilih kosong artinya tanpa nama pemilih. ”Kami berharap KPUD segera mengirim kartu pemilih untuk warga yang sudah terdaftar di DPT," ujarnya.
Menanggapi hal itu Sekretaris KPU Kabupaten Tangerang, Ahmad Surya Wijaya mengatakan segera berkoordinasi dengan perusahaan pembuat kartu pemilih. Mengenai kartu pemilih kosong itu terjadi dalam proses percetakan. Misalnya di suatu kecamatan order 60 kartu, tapi mesin cetak memiliki minimun mencetak 100 kartu, jadi yang 60 kartu dicetak 100, sehingga tersisa 40 kartu kosong atau tanpa nama. "Kartu kosong itu tidak bisa dijadikan identitas pemilih," ujarnya.
Joniansyah