ENGLISH
| Thursday, 23 May 2013 |
INDONESIA
Kamis, 06 Desember 2007 | 08:04 WIB
Delapan Pengunjung Mal Tewas Dibantai
TEMPO Interaktif, Omaha: Seorang pria dengan membabi-buta menembaki pengunjung mal di Omaha, Amerika Serikat, menewaskan sedikitnya delapan orang dan melukai lima orang lainnya. Puas memuntahkan peluru, pria yang diidentifikasi sebagai Robert A Hawkins, berusia antara 19-20 tahun itu kemudian menembak dirinya sendiri hingga tewas. Insiden ini terjadi saat mal Van Maur di pusat kota Omaha pada Rabu (Kamis WIB) penuh pengunjung. Seorang saksi menuturkan, Hawkins berdiri di balkon lantai tiga, lalu menembaki pengunjung yang berlalu-lalang. Pengunjung mal pun panik, berlarian menyelamatkan diri. "Lutut saya bergetar. Saya tidak tahu apa yang harus saya lakukan, pokoknya saya lari menjauh seperti yang lain," kata Kevin Kline, 29, seorang ibu yang sedang berbelanja bersama anak perempuannya. Polisi belum mengetahui apa motif pembantaian oleh Hawkins ini. Juga belum didapat laporan, apakah saat penembakan terjadi, Hawkin sempat meneriakkan sesuatu yang mungkin bisa dilacak untuk mengetahui apa motif tindakan yang dia lakukan. Namun ibunda Hawkin menemukan secarik kertas berisi catatan anaknya. Dalam kertas itu, Hawkin menulis bahwa dia "ingin pergi dengan bergaya". Mal Von Maur adalah salah satu jaringan mal yang cukup laris di Amerika. Penembakan ini menjadi penembakan kedua di mal yang sama. Pada Februari lalu, seorang pemuda 18 tahun menembaki pengunjung mal Von Maur di Salt Lake City. Tak ada pengunjung yang menjadi korban, karena polisi keburu menembak mati pemuda itu. DP/AFP

Comments


Disclaimer: The views expressed in the comments sections are personal responses that do not represent the editorial policy of tempo.co. Our editorial staff reserves the right to moderate or take down comments that contain harassment, intimidation and discrimination against ethnicity, religion, race, and inter-group relations.