Tuesday, 21 May 2013 | 17:24

The IDI says the Jakarta Health Card (KJS) program is
disadvantageous for doctors in hospitals.
Tuesday, 21 May 2013 | 17:24

Simpatik Jaya traffic operation gave away 10,000 tickets in two-
week time, another success in enforcing traffic discipline
Senin, 26 November 2007 | 12:25 WIB
Rupiah Masih Fluktuatif
TEMPO Interaktif, Jakarta:Analis memperkirakan pergerakan nilai rupiah masih akan terus berfluktuasi. Penyebabnya adalah maraknya aksi ambil untung, sehingga membuat rupiah bergerak sangat anomali terhadap dolar AS.
Menurut pengamat pasar uang Farial Anwar, akibat aksi tersebut, penguatan pada rupiah tidak akan terlampau besar. Dia memperkirakan penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hanya akan berada pada kisaran Rp 9.320-Rp 9.390. "Itu range yang memungkinkan," kata Farial.
Ia mengingatkan agar pelaku pasar jangan terlalu berharap nilai rupiah bisa stabil dalam jangka waktu panjang. Selain karena Bank Indonesia mematok kisaran nyaman di Rp 9.300-Rp 9.500, banyaknya spekulator uang juga akan sangat mempengaruhi. "Lihat saja, mata uang asing lainnya menguat signifikan, kecuali rupiah yang justru sebaliknya," tuturnya.
Wahyudin Fahmi