ENGLISH
| Thursday, 23 May 2013 |
INDONESIA
Thursday, 23 May 2013 | 12:57
15 children, 108 men, and 35 women from various countries
alleged as illegal immigrants were arrested in Kendari
Thursday, 23 May 2013 | 12:39
Train tickets post Eid Mubarak sold out, leaving mostly D+7 to
D+10 for reservation
Rabu, 07 November 2007 | 21:58 WIB
Tersangka VLCC Diperiksa 12 Jam
TEMPO Interaktif, Jakarta:Dua tersangka kasus dugaan korupsi penjualan kapal tanker Very Large Crude Carrier (VLCC) milik Pertamina, Arifi Nawawi dan Alfred H. Rohimone, diperiksa penyidik selama sekitar 12 jam. Mereka menjawab sekitar 20 pertanyaan terkait penjualan kapal tanker tersebut. "Tidak ada hal yang baru. Masih mengenai keputusan pemegang saham tentang penjualan, pertimbangan direksi, yang mengambil keputusan itu siapa," kata Maqdir Ismail, kuasa hukum kedua tersangka, di Jakarta, Kamis (9/11). Maqdir mengatakan, dua tersangka diperiksa secara terpisah. Mereka didampingi kuasa hukum yakni Maqdir Ismail, Juniver Girsang, dan Amir Samsudin. Alfred dan Arifi menolak memberikan keterangan pada wartawan. Mereka hanya tersenyum dan langsung menaiki mobil tanpa sepatah kata. Menurut Maqdir, kliennya akan menjalani pemeriksaan kedua besok (8/11). Pemeriksaan dilakukan pada pukul 10.00 WIB. Kuasa hukum tidak akan meminta penundaan pemeriksaan meski sebelumnya Alfred sempat sakit. "Akan lebih bagus kalau diselesaikan dengan segera supaya tidak menjadi beban," katanya. Alfred, bekas Direktur Keuangan Pertamina dan Arifi Nawawi, bekas Direktur Utama Pertamina tiba di Kejaksaan Agung pukul 08.15 WIB. Mereka meninggalkan Gedung Kejaksaan Agung sekitar pukul 08.45 WIB. Alfred mengenakan batik coklat sedangkan Arifi mengenakan baju coklat muda dilapis jaket. Desy Pakpahan

Comments


Disclaimer: The views expressed in the comments sections are personal responses that do not represent the editorial policy of tempo.co. Our editorial staff reserves the right to moderate or take down comments that contain harassment, intimidation and discrimination against ethnicity, religion, race, and inter-group relations.