ENGLISH
| Wednesday, 19 June 2013 |
INDONESIA
Senin, 05 November 2007 | 21:16 WIB
Indonesia Bantu Atasi Krisis Listrik Dili
TEMPO Interaktif, Dili: Sebanyak 19 tenaga profesional di bidang teknik kelistrikan asal Indonesia akan membantu mengatasi krisis listrik di Timor Leste. Mereka tiba di Dili hari ini dengan menumpang pesawat Hercules. Indonesia juga membantu menghidupkan lima generator negeri tetangga terdekatnya itu secara cuma-cuma, lantaran generator listrik Perusahaan Listrik Negara Timor Leste mengalami kerusakan. Alhasil, Dili padam total. "Mereka (para teknisi Indonesia itu) dibayar oleh negaranya, kami hanya menanggung akomodasi," ujar Sekretaris Negara Kelistrikan Januario Pereira. Menurut dia, bantuan itu datang setelah kedua pemimpin Timor Leste menelepon pemerintah Indonesia. "Perdana Menteri Xanana Gusmao dan Presiden Timor Leste Jose Ramos Horta menghubungi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono lewat telepon seluler," ujar Pereira. Alhasil, diutuslah para teknisi itu sembari membawa tiga generator 225 kW dan dua 50 kW. Pereira mengatakan kelima generator listrik itu dipakai untuk membantu menghidupkan listrik di lima institusi penting, yakni kantor-kantor pemerintah dan gedung parlemen. Para ahli dari Indonesia itu juga diminta memberikan pelatihan khusus kepada para teknisi listrik PLN Timor Leste. Krisis listrik di sana sudah dimulai sejak Agustus lalu dan terancam mati total selama dua bulan mendatang setelah tiga generator PLN rusak. Xanana menuding Tafui Oil, perusahaan lokal pemasok minyak, telah mencampur air ke dalam minyak yang dikirim ke PLN, sehingga mesin PLN rusak total. | JOSE SARITO AMARAL (DILI)

Comments


Disclaimer: The views expressed in the comments sections are personal responses that do not represent the editorial policy of tempo.co. Our editorial staff reserves the right to moderate or take down comments that contain harassment, intimidation and discrimination against ethnicity, religion, race, and inter-group relations.