ENGLISH
| Tuesday, 21 May 2013 |
INDONESIA
Tuesday, 21 May 2013 | 17:43
Active substances in tea and cacao contain antioxidants that can
ward off and combat bird flu cells.
Tuesday, 21 May 2013 | 17:39
The initiative of teachers and schools is crucial to avoid
regional dependency on technical guides from the central
government.
Jum'at, 26 Oktober 2007 | 09:14 WIB
Golkar Koalisi dengan NU di Pemilihan Gubernur Jawa Tengah
TEMPO Interaktif, Jakarta:Partai Golkar Jawa Tengah akan berkoalisi dengan Nahdlatul Ulama Jawa Tengah untuk mengusung pasangan calon gubernur-wakil gubernur dalam pemilihan gubernur Jawa Tengah pada 22 Juni tahun depan. Golkar akan mengajukan ketua DPD Partai Golkar Bambang Sadono pada posisi calon Gubernur, sedangkan NU akan memasang ketua NU Jawa Tengah Muhammad Adnan pada posisi wakil gubernurnya. "Koalisi antara Golkar-NU sudah hampir 90 persen akan kami lakukan. Mungkin tinggal menunggu waktu deklarasi yang tepat," kata Ketua Tim Politik Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Tengah Abu Hapsin di Semarang hari ini (26/10). Abu mengatakan, sebenarnya banyak partai politik dan kandidat gubernur yang melamar NU. Tapi, kata dia, setelah mempertimbangan berbagai aspek pihaknya memutuskan untuk koalisi dengan Golkar. Abu Hapsin mengatakan, keputusan koalisi Golkar-NU untuk merebut kepemimpinan Jawa Tengah periode 2008-2012 ini sudah melewati proses yang panjang. "Kami sudah mendatangi seluruh pengurus NU Kabupaten dan Kota se Jawa Tengah. Kami juga sudah sowan ke kiai-kiai sepuh," kata Abu Hapsin. Abu Hapsin yang juga Wakil ketua NU Jawa Tengah ini menambahkan, beberapa kiai sepuh di Jawa Tengah sudah mengatakan kesetujuannya mengenai pencalonan Muhammad Adnan sebagai wakil gubernur mendampingi Bambang Sadono. Kiai sepuh itu seperti Sahal Mahfudz (Kajen, Pati) dan Dimyati Rois (Kaliwungu, Kendal). Bambang Sadono mengatakan, sejak awal pihaknya memang berharap bisa berpasangan dengan kandidat dari unsur Nahdlatul Ulama. "Saya kan dari kalangan nasionalis, maka harus mencari figur yang islam, dalam hal ini warga nahdliyyin," kata Bambang di Semarang hari ini (Rabu, 26/10). Bambang Sadono yang merupakan pemenang mutlak dalam konvensi yang digelar Partai Golkar untuk menjaring calon gubernur belum bisa menyebut kapan deklarasi pencalonannya akan dilakukan. "Masih harus melalui mekanisme yang lain," katanya. Rofiuddin

Comments


Disclaimer: The views expressed in the comments sections are personal responses that do not represent the editorial policy of tempo.co. Our editorial staff reserves the right to moderate or take down comments that contain harassment, intimidation and discrimination against ethnicity, religion, race, and inter-group relations.