Tuesday, 21 May 2013 | 19:56

The Asian Development Bank held a meeting in Kupang, East Nusa Tenggara to
initiative the program to power Sumba Island with renewable energy.
Tuesday, 21 May 2013 | 18:40

South Sulawesi is expecting to see an increase of domestic
tourist visits in 2013.
Senin, 22 Oktober 2007 | 17:30 WIB
Rasio Kredit Macet Kartu Kredit Melonjak
TEMPO Interaktif, Jakarta:Rasio kredit seret (non performing loan/NPL) kartu kredit meningkat tajam dari semula hanya 10 persen pada Agustus 2006 menjadi 12,9 persen pada Agustus 2007.
Direktur Penelitian dan Pengaturan Perbankan Bank Indonesia Halim Alamsyah memperkirakan kenaikan rasio kredit seret kartu kredit disebabkan oleh melemahnya daya beli masyarakat pascakenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) pada akhir 2005 lalu. Ketentuan bank sentral menaikkan pembayaran minimum 10 persen dari tagihan diduga menjadi faktor pendorong lain dari lonjakan kredit macet tersebut. "Sekarang kami sedang meneliti mana faktor-faktor penyebab yang lebih berperan," katanya kepada wartawan seusai menghadiri silaturahmi hari Raya Idul Fitri di Jakarta, Senin (22/10).
Namun, dia menilai peningkatan rasio kredit seret kartu kredit tersebut belum mengkhawatirkan. Sebab porsi kredit (outstanding ) lewat kartu kredit per Agustus 2007 masih di bawah tiga persen dari total kredit konsumsi perbankan.
"Jadi memang masih sangat kecil apalagi dibandingkan total kredit,” ujarnya. “Kredit konsumsi, dominasinya memang masih Kredit Pemilikan Rumah (KPR)," kata dia menambahkan.
AGOENG WIJAYA