Wednesday, 22 May 2013 | 13:26

Cold weather and lack of sunlight could trigger heart attack and
stroke, a new threat to hypertension
Wednesday, 22 May 2013 | 13:15

2013 Curriculum set deadline on May 23, provoked various
reaction from DPR fractions
Sabtu, 20 Oktober 2007 | 11:04 WIB
Harga Minyak Mulai Turun
TEMPO Interaktif, New York:Setelah menempati level tertinggi US$ 90 per barel, harga minyak mulai turun dalam penutupan perdagangan di New York, Amerika Serikat, akhir pekan ini.
Dalam bursa perdagangan di New York Jumat kemarin, minyak mentah Amerika turun 87 sen dari US$ 90,07 menjadi US$ 88,60 per barel. Sedangkan minyak London Brent turun 81 sen menjadi US$ 83,79 dibanding perdagangan sebelumnya US$ 84,88 per barel.
"Pasar minyak sepertinya sedang mengambil keuntungan dalam waktu singkat," kata analis Citigroup, Tim Evans, seperti dikutip BBC.
Namun, beberapa analis menyatakan penurunan harga ini hanya akan terjadi sementara waktu, karena masih tergantung pada tingginya permintaan, kecukupan cadangan atau suplai dan kurs dolar terhadap beberapa mata uang lain, seperti euro dan yen.
Selain itu, fluktuasi harga minyak dunia masih akan dipengaruhi kondisi lainnya, seperti krisis antara Turki dan pemberontak Kurdi di Irak yang belum juga usai.
Rini Kustiani/BBC