ENGLISH
| Tuesday, 21 May 2013 |
INDONESIA
Tuesday, 21 May 2013 | 16:48
Free West Papua activist Benny Wenda spoke to Tempo about the reasons behind
the Oxford office establishment and about possible Jakarta-Papua dialogue
Tuesday, 21 May 2013 | 16:13
The rescue team managed to evacuate four more dead victims from
the collapsed mine.
Rabu, 10 Oktober 2007 | 00:46 WIB
Lima Direktur Perumnas Dilantik
TEMPO Interaktif, Jakarta: Pemerintah akan melantik lima direktur Perusahaan Umum Perumahan Nasional (Perumnas) hari ini. Ketua Dewan Pengawas Perumnas Zulfi Syarif Koto kemarin menyatakan sudah diminta oleh Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Sofyan Djalil untuk bersiap. Zulfi mengungkapkan, dari lima direktur baru hanya dua yang dari Perumnas. Posisi DIrektur Korporasi akan diisi oleh Sunardi yang sebelumnya bertugas di kantor Regional V Semarang. Direktur Produksi diisi oleh General Manager Regional IV Kamal. Adapun Direktur Utama yang semula dijabat oleh Hary Jasa Slawat akan diduduki oleh Himawan Arif. Sepertinya (Hary dari) konsultan," kata sumber Tempo lewat telepon. Kursi Direktur Pemasaran dan Direktur Keuangan masing-masing akan diisi oleh Robinson dan Haikiki. "Kalau tak salah, Haikiki dari Bursa Efek Jakarta.” Menurut sumber itu, lima anggota Direksi Perumnas dicopot karena tak bisa menunjukkan kinerja yang baik. Kinerja fisik hanya 18,39 persen dari target, sedangkan pembangunan hanya tercapai 2,83 persen. Apalagi, Perumnas sudah kehilangan beberapa aset lahannya di beberapa lokasi meski menuai untung. "Mereka sudah tak punya modal lagi," katanya. Sebelumnya, Zulfi menuturkan penolakan Dewan Pengawas atas langkah Perumnas menjual aset-aset di lokasi yang bagus. Sumber Tempo lainnya juga mengungkapkan, anggota direksi lama telah diminta oleh Menteri BUMN untuk mengundurkan diri pada bulan lalu. "Mereka sudah diminta teken berita acara pengunduran diri," katanya. Kesediaan mereka menerima pencopotan dinilai sebagai bentuk pengakuan atas ketidakmampuan selama ini. Rieka Rahadiana

Comments


Disclaimer: The views expressed in the comments sections are personal responses that do not represent the editorial policy of tempo.co. Our editorial staff reserves the right to moderate or take down comments that contain harassment, intimidation and discrimination against ethnicity, religion, race, and inter-group relations.